Peserta KB Aktif Kota Mataram Tercatat 52 Ribu

214
kali tampilan.
Ilustrasi penyuluhan KB
Loading...

LOMBOKita – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mencatat penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), kini mencapai 45 persen.

“Angka itu berdasarkan data 31 Agustus 2017, dan termasuk cukup tinggi dibandingkan dengan data tahun-tahun sebelumnya, dimana MKJP masih kurang diminati,” kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Mataram Sutrisno di Mataram, Jumat.

Ia mengatakan, tingginya penggunaan MKJP kemungkinan sebagai buah dari sosialisasi yang dilakukan secara berkesinambungan oleh kader KB, dengan memberikan pertimbangan terhadap dampak positif dari penggunakan MKJP.

MKPJ ini, katanya, lebih mudah dan praktis dalam mengatur jarak kelahiran hingga lima tahun ke depan.

“Alat kontrasepsi jenis MKPJ meliputi, IUD, medis operatif wanita (MOW) dan medis operatif pria (MOP),” katanya.

Loading...

Menurutnya, jumlah peserta KB aktif di Kota Mataram tercatat sebanyak 105 persen atau sekitar 52 ribu akseptor. Sementara peserta KB baru sebanyak 71 persen dari target 9.235 akseptor.

Peserta baru KB ditargetkan pada akhir tahun bisa mencapai 75 persen, karena tidak mungkin mencapai 100 persen.

“Kami katakan tidak bisa mencapai 100 persen, karen kami tidak bisa melarang pasangan suami istri yang baru punya anak satu ingin menambah anak, dan pasangan baru,” ujarnya.

Dikatakan, dengan realisasi 75 persen peserta KB baru itu, maka jumlah wanita subur di Mataram rata-rata memiliki anak satu hingga dua orang saja.

Lebih jauh, Sutrisno mengatakan, untuk mempertahankan jumlah peserta KB aktif, pihaknya memberikan berbagai pembinaan salah satunya menyiapkan berbagai alat kontrasepsi secara gratis di setiap pusat pelayanan kesehatan masyarakat.

“Selain menyiapkan alat kontrasepsi gratis, juga diberikan pelayanan gratis bagi semua peserta KB,” katanya.

Dinas P2KB juga memiliki petugas KB yang memberikan pelayanan KB keliling dan jemput bola bagi masyarakat yang ingin ber-KB.

“Prinsipnya, untuk pelayanan KB kami berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan prima,” katanya menambahkan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.