Pengumuman Pemenang Konvensi Demokrat Lebih Tepat Setelah Pileg

LOMBOKita - Calon anggota DPR RI Nomor Urut 10 dari partai Demokrat, HM. Syamsul Luthfi menilai jika pengumuman pemenang konvensi calon presiden dari partai Demokrat tepat dilakukan setelah pelaksanaan pemilu legislatif (pileg).

Menurutnya, hal itu diungkapkan lantaran berbagai alasan. Salah satunya ialah meminimalisir munculnya konflik internal dari masing-masing gerbong para peserta konvensi.  

"Kita berharap semua pihak internal partai harus mendukung tahapan konvensi yang telah ditentukan dengan sebaik mungkin. Jangan memaksakan sesuatu yang sekiranya bisa merugikan partai." ungkapnya, Senin (30/12/2013).

Luthfi, akrab ia disapa juga mengingatkan jika saat ini elektabilitas semua kandidat dalam konvensi ini hampir sama dan tidak ada yang terlalu menonjol, sehingga para relawan peserta konvensi seharusnya berpikir serta bekerja lebih maksimal kembali agar hasilnya lebih baik.

"Jika relawan peserta konvensi ini semakin bekerja maksimal, tentu efeknya elektabilitas kandidat terdongkrak dan saya sangat yakin dengan hal itu. Hal ini juga menyangkut soal partai kedepannya." terangnya.

Ia menambahkan, konvensi calon presiden dari partai Demokrat adalah bagian dari strategi SBY selaku ketua umum partai.

Tentunya, banyak hal telah dilihat dan dianalisa sehingga tahapan konvensi dilakukan dalam jangka waktu cukup panjang.

Selain itu, lanjutnya, konstalasi calon presiden sekarang sangat berbeda dengan kondisi pada 2009 lalu disaat pencalonan kedua SBY sebagai presiden.
 
Kondisi seperti itu, lanjutnya, saat ini dimiliki Jokowi yang jelas masih unggul dari semua calon. Kondisi tersebu harus membuat Demokrat lebih hati-hati dan bekerja baik sehingga pengumuman setelah pileg adalah pilihan tepat dan rasional.


"Saya mengajak agar para relawan peserta konvensi lebih maksimal bekerja mendorong elektabilitas kandidat yang didukung sehingga hasil akhirnya lebih baik dan Demokrat secara partai tetap memiliki posisi strategis." terangnya. (zan/lbk)