PKL Keruak Mulai Bandingkan Kepemimpinan Masa Ali BD dengan Sukiman

134
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita –  ‎Para Pedagang Kaki Lima (PKL) Keruak yang ditertibkan lapaknya oleh anggota Pol.PP Lotim. Mulai membandingkan kepemimpinan masa mantan Bupati Lotim,HM.Ali BD dengan Bupati Lotim,HM.Sukiman Azmy yang berkuasa saat ini.

Dengan menganggap kalau kepemimpinan masa Ali BD lebih baik, apabila dibandingkan dengan kepemimpinan Bupati Lotim saat ini. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan PKL Keruak semasa pemerintahan Ali BD tidak pernah dilakukan penggusuran seperti saat ini.

” Kami melihat kepemimpinan Ali BD lebih baik dari kepemimpinan pak Sukiman meski baru beberapa bulan berkuasa, dengan tidak berpihaknya kepada para pedagang seperti kami saat ini,” kata salah seorang PKL Keruak, Melly yang didampingi pedagang lainnya kepada wartawan disela-sela penertiban PKL,Senin (4|2).

Ia menegaskan selama masa kepemimpinan Ali BD menjadi Bupati Lotim tidak pernah melakukan penggusuran dan penertiban kepada kami. Karena Ali BD faham dengan apa yang rasakan pedagang kalau sampai digusur seperti yang dilakukan pemerintahan Bupati Lotim, HM.Sukiman Azmy.

Sementara pada satu sisi Bupati Sukiman dalam janji politiknya saat kampanye dulu akan menetapkan pedagang berjualan ditempat saat ini. Namun apa yang terjadi justru setelah dipilih atau jadi Bupati malah janjinya tidak ditepati melainkan digusur dan ditertibkan.

Loading...

” Mana janji yang pernah dikatakan saat Pilkada itu,” tagih Melly.

“Kalau tahu begini jadinya dan perlakuan terhadap pedagang maka  kami tidak akan pilih dia dalam Pilkada,” ujarnya.

Hal yang sama dikatakan pedagang lainnya, Agus mengatakan sangat meyayangkan dengan kebijakan pemerintah daerah saat ini yang melakukan penertiban terhadap lapak kami. Sedangkan pada satu sisi Bupati Lotim saat pilkada dulu berjanji akan mensejahterakan dan meningkatkan ekonomi pedagang.

” Bagaimana pedagang akan sejahtera dan meningkatkan ekonominya kalau pemerintah daerah menggunakan Pol.PP untuk menertibkan kami selaku pedagang,” keluhnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.