Polisi Klaim Lebaran Tahun Ini Paling Aman, Tidak Ada Laporan Maling dan Begal

25
kali tampilan.
Kapolres Mataram AKBP Muhammad, SIK

LOMBOKita – Kapolres Mataram AKBP Muhammad, SIK mengatakan, pelaksanaan Lebaran 2018/Idul Fitri 1439 Hijriah ini di wilayah hukum setempat paling aman dan kondusif dibandigkan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya mengatakan paling aman, sebab sejauh ini belum ada laporan terhadap kejadian tindak kriminal seperti penjambretan, pencurian kendaraan bermotor, pembobolan rumah dan aksi lainnya yang dapat merugikan masyarakat,” katanya kepada wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu.

Pernyataan itu disampaikan Kapolres Mataram saat ditemui di sela menghadiri kegiatan halalbihalal di kediaman Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.

Ia mengatakan, terciptanya keamanan tersebut salah satunya didukung beberapa langkah antisipasi yang telah dilaksanakan jajaran Polres Mataram sebelum masuknya libur dan cuti bersama Idul Fitri 1439 Hijriah.

Polres Mataram telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk waspada terhadap berbagai aksi kirimal yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Selain itu, pihaknya telah membentuk satgas khusus rumah yang ditinggal mudik agar berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, kepala lingkungan dan tetangga.

“Para tetangga yang tidak mudik, diharapkan sama-sama berperan mengawasi rumah tetangganya yang ditinggal mudik. Jangan bersikap cuek,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjut Kapolres, pihaknya menyebutkan pelaksana lebaran tahun ini menjadi yang teraman dapat dilihat juga pada saat malam takbiran.

Berbagai agenda pemerintah daerah menyambut hari kemenangan dengan menggelar kegiatan pawai takbiran diikuti ribuan peserta dan lomba “pukul beduk” yang diikuti 1.000 peserta se-Pulau Lombok berjalan lancar.

“Bahkan pemerintah daerah berhasil mendapat penghargaan Rekor MURI terhadap kegiatan tersebut,” katanya.

Kapolres berharap, kondisi ini dapat terus dipertahankan karena keamanan merupakan kunci utama dalam mendukung terwujudnya berbagai program pemerintah.

Menyinggung tentang penawaran penitipan kendaraan bagi pemudik, Kapolres mengatakan, sejauh ini belum ada pemudik yang memanfaatkan jasa penitipan kendaraan yang telah ditawarkan.

“Kemungkinan, pemudik sudah memanfaatkan petugas di lingkungan masing-masing sehingga meskipun kita sudah memberikan penawaran penitipan gratis tapi belum ada yang memanfaatkannya,” kata Kapolres.