Polres Lotim Panggil Diduga Pembuat SK Honda Bodong

441
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Pihak penyidik Polres Lombok Timur melakukan pemanggilan terhadap oknum yang diduga pembuat SK Honda bodong ke Polres Lotim, Kamis (7|11). Dimana identitas oknum tersebut dengan inisial,MT yang juga merupakan orang tua dari tenaga honda yang diduga mendapatkan SK bodong tersebut.

Demikian ditegaskan Kasat Reskrim Polres Lotim,AKP I Made Yogi Purusa Utama,SE,SIK kepada wartawan di kantornya. ” Memang kami panggil orang tua tenaga honda tersebut untuk diminta keterangannya,” tegasnya.

Ia menjelaskan pihaknya melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan setelah mendapatkan informasi.Untuk kemudian kami langsung menindaklanjutinya dengan menggali informasinya yang ada dan datang ke rumahnya 

” Yang bersangkutan hadir memenuhi panggilan kami hari ini (Kamis,red) dapat hadir memenuhi panggilan kami dengan diperiksa di unit Pidum,” ujarnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Loteng ini menambahkan dari oknum MT mengakui kalau dirinya yang membuat SK tersebut dengan pembuatannya di wilayah Mataram. Untuk digunakan kelengkapan wisuda anaknya di Mataram.

Loading...

Namun pada sisi lainnya pengakuan oknum tersebut tidak singkron,sehingga ini yang terus kita dalami untuk bisa mengungkapnya dan titik terangnya. ” Oknum itu mengakui dirinya yang membuat SK itu dengan perasaan iba terhadap anaknya untuk persyaratan keperluan wisuda anaknya,” tukas Yogi.

Oleh sebab itu,Tambah Kasat Reskrim Polres Lotim,  pihaknya akan terus menggali mengenai masalah SK bodong tersebut, agar bisa terungkap yang lainnya. Dengan masuk melalui kasus ini.Bahkan akan melakukan kroscek ke tempat kampus anaknya.

Begitu juga kenapa ‎yang bersangkutan turun kelapangan,kenapa tidak  anaknya turun langsung ke lapangan. Sehingga tentunya akan dicari SK yang sama dan asli sebagai perbandingan.

” Ancaman pasal  263 KUHP yang ancaman 6 tahun dengan melakukan pemalsuan autentik negara,” tandasnya.

” Kami menduga oknum tersebut tidak mungkin melakukan sendiri, sehingga akan kami terus lakukan pendalaman dalam penyelidikan dalam mengungkap kasus yang lain,” paparnya.‎

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.