Polres Lotim Ungkap 62 Unit Motor Curian, Polda NTB Beri Apresiasi

72
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Satuan Reskrim Polres Lombok Timur selama tiga pekan berhasil mengungkap 62 unit barang bukti tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

62 unit BB sepeda motor tersebut merupakan pengungkapan dari 36 laporan Polisi yang diterima Polres Lotim.

Pengungkapan yang dilakukan Satreskrim Polres Lotim itu mendapat presiasi dari Polda NTB.

“Kita apresiasi keberhasilan mengungkap kasus curanmor yang kerap meresahkan masyarakat,” ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Aryanto mewakili Kapolda NTB, pada jumpa pers yang di gelar di Kapolres Lombok Timur, Rabu (12/8).

Pengungkapan kasus curanmor tersebut, kata Aryanto berkat kerjasama Tim PUMA dengan Polsek jajaran, sehingga dari 36 Laporan Polisi yang diterima berhasil mengamankan 62 BB tindak pidana curanmor. Sekali lagi, ini luar biasa,” ucap Kabid Humas di hadapan Sekda Lotim H Juani Taofik, Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio, Dandim 1615 Lotim Letkol Inf Agus P Donny, Kasat Reskrim AKP Daniel P.

Menurut Kabid Humas terungkapnya 62 unit BB sepeda motor tersebut, berawal dari penangkapan dua orang pelaku dan tiga orang penadah dan dilakukan pengembangan penyidikan.

Loading...

Karena kedua pelaku yang ditangkap tersebut yang menjadi incaran yaitu sepeda motor yang diparkir di pinggir dan ditinggal ke sawah.

“Hasil penyidikan kedua pelaku, dan Tiga Penadah ini merupakan satu jaringan, terungkap 62 unit BB itu,” sebut Artanto

Dijelaskan Kabid Humas, Setelah disesuaikan dengan Laporan Polisi yang masuk, ternyata semuanya sesuai dengan 36 Laporan Polisi yang ada di Polrea Lotim Provinsi Nusa Tenggara Barat,

Dari 62 unit sepeda motor hasil curan yang berhasil diamankan tersebut, jenisnya SPM merek Honda Supra 18 unit, Honda Vario 14 unit, Yamaha Jupiter MX 7 unit, Honda Beat 6 unit, Yamaha Vega R 4 unit, Suzuki Satria FU 2 unit, Honda Revo 4 unit, Yamaha Mio 2 unit, Yamaha Jupiter 2 unit, Honda Scopy 1 unit serta Yamaha Shogun dan Vixion masing-masing 1 unit.

“Untuk penasah dikenakan Pasal 480 dan 481 KUHP dengan ancaman penjara paling lama empat tahun dan paling lama tujuh tahun,” tutupnya,

Sedangkan dua pelaku utama kasus curanmor di jerat pasal 365 KUHP ancaman hukuman diatas tujuh tahun penjara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.