Positif Covid-19 di Lombok Tengah Bertambah 13 Orang

113
kali tampilan.
Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lombok Tengah, Dr. H. Nursiah, S. Sos., M. Si
Loading...

LOMBOKita – Jumlah pasien terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat terus bertambah. Tercatat pada hari Kamis (4/6/2020), warga Lombok Tengah positif covid-19 sebanyak 13 orang.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Kabupaten Lombok Tengah, Dr. H. Nursiah mengungkapkan, 13 orang yang positif virus corona itu berdasarkan hasil pemeriksaan di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratroium PCR RS Unram, dan Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark sebanyak 562 sampel dengan hasil 498 sampel negatif, 12 sampel positif ulangan, dan 52 sampel kasus baru positif Covid-19.

“Dari data tersebut, sebanyak tiga belas kasus baru positif asal Lombok Tengah,” kata Nursiah melalui siaran resmi, Jumat (5/6/2020).

Sebanyak 13 kasus baru positif virus corona tersebut, antara lain:

  1. Pasien nomor 718, Tn, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Ranggagata Kecamatan Praya Barat Daya. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik.
  2. Pasien nomor 722, Ny. M, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Desa Kawo Pujut Kecamatan Pujut. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.
  3. Pasien nomor 723, Tn. DK, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Labulia Jonggat Kecamatan Jonggat. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik.
  4. Pasien nomor 724, an. Tn. RA, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Tiwugalih, Kecamatan Praya. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik.
  5. Pasien nomor 725, an. Tn. GWS, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Janggawana, Kecamatan Janapria. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga dengan kondisi baik.
  6. Pasien nomor 746, an. Ny. H, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Tanak Beak, Kecamatan Batukliang Utara. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.
  7. Pasien nomor 747, an. An. MSHK, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Desa Tanak Beak, Kecamatan Batukliang Utara. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.
  8. Pasien nomor 748, an. An. AFZ, laki-laki, usia 4 tahun, penduduk Desa Tanak Beak, Kecamatan Batukliang Utara. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.
  9. Pasien nomor 749, an. An. N, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.
  10. Pasien nomor 750, an. Ny. JWL, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Desa Kopang Rembiga Kecamatan Kopang. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.
  11. Pasien nomor 751, an. Ny. N, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Desa Penujak, Kecamatan Praya. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.
  12. Pasien nomor 752, an. Ny. K, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.
  13. Pasien nomor 753, an. Tn. FS, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik.

Dengan adanya tambahan 13 kasus baru terkonfirmasi positif, kata Nursiah, maka jumlah keseluruhan pasien positif Covid-19 asal Kabupaten Lombok Tengah sampai hari Kamis (4/6/2020) sebanyak 90 orang, dengan perincian 30 orang sudah sembuh, 1 orang meninggal dunia, serta 59 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Loading...

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Nursiah mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, beribadah di rumah, senantiasa memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Ingat bahwa terjadinya kasus covid-19, karena masih rendahnya disiplin warga masyarakat dalam mematuhi anjuran dari pemerintah,” kata Sekda Lombok Tengah itu.

Atas nama pemerintah daerah, Sekda memberikan apresiasi tinggi kepada petugas kesehatan yang tanpa lelah memberikan pelayanan, baik pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat maupun pelayanan pengobatan kepada pasien positif Covid-19 di rumah sakit.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.