Puluhan Petani Bawang Putih Sembalun Datangi Polsek

232
kali tampilan.

LOMBOKita – Puluhan petani bawang putih Sembalun mendatangi Mapolsek Sembalun, Jumat malam (8|3). Dengan membawa karung berisikan bibit bawang putih yang diberikan pemerintah kepada petani. Namun tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya diterima petani bawang putih yakni 26 Kilogram, akan tapi dalam kenyataan justru diterima antara 5 s.d 8 kilogram.

Hal ini dibenarkan Kapolsek Sembalun,IPTU I Made Sutama saat dikonfirmasi mengatakan memang betul ada puluhan petani bawang putih Sembalun mendatangi Polsek sambil membawa bibit bawang putih untuk diamankan di mapolsek. ‎

Karena dianggap masih ada persoalan mengenai masalah pembagian bibit bawang putih tersebut.

” Memang betul tadi malam petani bawang putih datangi Polsek sambil membawa bibit bawang yang dibagikan tidak sesuai dengan jumlah yang harusnya petani terima menurut para petani,” tegasnya.

Loading...

Selain itu, lanjutnya, para petani juga tadi malam mu mencari penyedia bawang dan dinas pertanian untuk menanyakan bibit yang akan ditanam petani. Sehingga daripada mereka dicri takut ada masalah sehingga pihaknya menyarankan ke Polsek saja.

Untuk kemudian dijelaskan keterlambatan pendistribusian bibit,karena beberapa faktor dan petani menjadi faham,setelah itu kemudian mereka pulang setelah mendapatkan penjelasan.

” Kami sarankan petani tadi pagi datang lagi dan kemudian dijelaskan sehingga faham,” ujarnya.

Lebih lanjut Mantan KBO Reskrim ini menambahkan pihaknya juga mengakui kalau volumenya bibit bawang putih yang dibagikan tidak sesuai. Begitu juga tadi pagi penyedia sudah mengambil bibit yang dibawa petani ke Mapolsek.

Kemudian bibitnya ditambahkan sesuai dengan catatan masyarakat yang datang.”Kami hanya memfasilitasi saja ke Dinas maupun penyedia,” tandasnya.

Kepala Desa Sembalun Lawang,HM.Idris menegaskan kalau mengakui belum semua petani mendapatkan bibit bawang putih tersebut.Begitu juga dengan adanya masalah dalam pembagian ini tentunya ini menjadi persoalan sampai saat ini.

” Memang belum semua petani mendapatkan bantuan tersebut,” tandas Idris.‎

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.