Rapat Evaluasi Disdik Nyaris Ricuh

166
kali tampilan.

LOMBOKita – Rapat evaluasi program Dinas Pendidikan di aula kantor setempat, Rabu (9/1/2019) nyaris ricuh. Hal itu dipicu penyampaian Kepala Bidang GTK, Bayangkari Sahip yang terkesan memojokkan Kepala UPT.

Dalam kesempatan tersebut, Bayangkari menyingggung kurangnya koordinasi dari Kepala UPT yang berimbas minimnya data guru di dinas.

Ke depan, Bayangkari meminta Kepala UPT lebih intens melakukan koordinasi dan komunikasi dengan dinas. Sehingga pihak dinas mengetahui perkmebangan pendidikan di masing-masing kecamatan.

Merasa dipojokkan, Ketua Forum Kepala UPT, Fikri Syahbandi langsung melayangkan interupsi dan aksi walk out.

Loading...

Dikatakan Fikri, selama ini Kepala UPT sangat manut dan paham akan tugas dan fungsinya. Mengenai kekurangan data, bukan karena Kepala UPT melainkan karena kelalaian Bidang GTK.

Selama ini, Bidang GTK nyaris tidak pernah berkoordinasi dengan UPT terkait data guru dan persoalan pendidikan lainnya.

Dia menjelaskan, selama ini koordinasi dilakukan langsung dengan kepala dinas selaku pimpinan.

“ Atasan kami kepala dinas, jadi tidak ada wewenang Kabid GTK mengintervensi tugas UPT,” tegasnya.

Lagi pula, persolan tersebut tidak seharusnya dibuak di rapat tersebut. Sebab agenda rapat adalah evuasi program. Sehingga yang harus dibahas hanya capaian program, bukan membuka kejelekan orang lain.

“Terus terang kami tersinggung. Kalau bijak, sebenarnya yang dibahas sesuai agenda dong,” tegasnya.

Untuk itu Fikri meminta semua pihak introspeksi diri dan memahami tugas masing-masing agar tidak menimbulkan gesekan di Dinas Pendidikan. wis

Loading...

2 KOMENTAR

  1. aduhhh… daripada lari meninggalkan tempat, kan mending diam dan jelaskan, ini sich sifat gak patut di tiru, “tucegnep”

  2. Ini dinas pendidikan kabupaten bantaeng kayaknya atau kepulauan talaud, kota medan, surabaya mungkin juga disdik kabupaten bima
    🤔🤔🤔🤔🤔

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.