Realisasi Program Lotim Berkembang Belum Memuaskan

50
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Program Lombok Timur Berkembang yang diluncurkan September lalu diharapkan hingga akhir tahun ini dapat mencapai target yang telah ditetapkan, yaitu 1500 peternak dari target 5000.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi Sj saat memimpin rapat evaluasi Pelaksanaan Lombok Timur Berkembang Selasa (24/11/2020).

Menurut Rumaksi, realisasi dari dua bank mitra baru mencapai 736 peternak dengan jumlah dana Rp11 Miliar lebih.

“Kondisi ini belum memuaskan. Semua pihak yang terkait program ini, harus terus berupaya lebih maksimal lagi,” ucapnya.

Wabup menilai, penting pula untuk menyamakan persepsi antara Bank Mitra dengan Pemerintah dan Masyarakat.

Loading...

“Program Lotim Berkembang itu tidak menyasar pengusaha, tetapi masyarakat kurang mampu, terutama dalam menekan angka kemiskinan,’ jelasnya.

Zeinta Tour and Travel - Solusi Ke Baitullah
Zeinta Tour and Travel

Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral sehingga wajib mengawal program ini hingga tuntas.

Salah satu kendala pihak perbankan, menurut Rumaksi, adalah kondisi internal terkait verifikasi data calon penerima. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Selong menyebut kendala verifikasi dari pihaknya adalah adanya dua program pemerintah yang harus diakomodir BRI pada waktu bersamaan yaitu bantuan untuk UKM.

Akan tetapi pihak BRI optimis setelah tuntasnya bantuan produktif UMKM (BPUM) tersebut BRI dapat melakukan verifikasi untuk KUR Peternak dengan lebih optimal.

“BRI bahkan optimis dapat menyelesaikan sekitar 500 peternak untuk realisasi sebelum tahun 2020 berakhir,” sebutnya.

Sementara Bank Nasional Indonesia (BNI) menyanggupi target 250 peternak akan direalisasikan.

Poin lainnya yang juga dibahas adalah belum optimalnya komunikasi OPD terkait utamanya dengan pihak BRI dalam tahapan verifikasi peternak.

Untuk verifikasi ini akan melibatkan tim teknis untuk pendampingan hingga tahap penyediaan ternak sapi.

Ketua OJK NTB Farid Faletehan dalam sambutannya, mengingatkan pentingnya sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat peternak terkait subsidi bunga KUR melalui Lotim Berkembang.

“Kegiatan sosialisasi perlu di gencarkan,terutama dalam memberikan pemahaman pada peternak,” katanya.

Karena ada sejumlah masyarakat yang mengundurkan diri, lantaran tak sepenuhnya memahami bantuan yang diterima.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.