Rendah, Minat Baca Warga Lombok Utara

107
kali tampilan.

LOMBOKita – Indeks minat baca warga di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat masih terbilang rendah.

Untuk meningkatkan indeks itu, pemerintah daerah telah berupaya meningkatkan minat baca masyarakat dengan pelayanan buku mobil ke sekolah-sekolah hingga ke pelosok dusun.

Kalangan swasta juga ambil bagian meningkatkan minat baca masyarakat.

Menurut Zubaidah, salah satu anggota club baca perempuan di Lombok Utara, indeks minat baca di daerah ini masih rendah sehingga klub baca perempuan bertekat mendekatkan masyarakat dengan buku.

“Salah satu cara kami juga dengan membuka perpustakaan mini di beberapa dusun dan membuat even tertentu serta bazar buku murah,” kata Zubaidah.

Upaya ini diharapkan bisa meningkatkan minat baca terutama kalangan ibu-ibu dan remaja.

“Minat baca itu tidak bisa hanya di sekolah, namun dengan kombinasi antara orang tua dan sekolah,” kata Zubaidah.

Semntara itu, Rahmat Sugiarto, manager Gramedia yang digandeng dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat ini menjelaskan, saat ini minat baca masyarakat pada angka 0,01 persen.

Ia berharap sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat berjalan beriringan dalam berupaya mengubah budaya membaca agar menjadi lebih meningkat.