Resmob Polres Lotim Tangkap Dua Pelaku Pencurian Mobil

786
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Tim Resmob Polres Lombok Timur bersama anggota Polsek Aikmel berhasil menangkap dua pelaku pencurian kendaraan roda empat yang terjadi di wilayah Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel tanggal 13 Mei 2019. Sedangkan ditangkap Sabtu malam (18/5), sekitar pukul 23.30 wita.

Diantara pelaku yang ditangkap antara lain, Haji Pah (64) warga Desa Memben Daye, Kecamatan Wanasaba dan Fahmi (57) warga Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba. Dengan pelaku langsung diamankan ke kantor Polisi guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Lotim melalui Kasat Reskrim, AKP I Made Yogi Purusa Utama, SE, SIK saat dikonfirmasi membenarkan kalau anggotanya berhasil menangkap dua orang pelaku pencurian mobil roda empat yang terjadi di di wilayah Kalijaga Timur. ” Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku di bawa ke kantor Polres Lotim,” tegasnya.

Ia menjelaskan modus yang dilakukan pelaku pada awalnya menduplikat kunci mobil korban di salah satu bengkel pembuatan kunci di Desa Rempung, Kecamatan Pringgsela. Dimana pada saat kejadian berlangsung korban pada saat itu  sedang melaksanakan shalat tarawih di masjid dan memarkir kendaran miliknya di pinggir jalan tidak jauh dari rumahnya kemudian datang kedua pelaku membawa kunci duplikat dan langsung melakukan aksinya.

Dengan pelaku menghidupkan sekaligus mengendarai mobil korban dan ada yang berperan menuntun jalan hingga jalan raya. Setelah itu pelaku menitipkan mobil tersebut dirumah temannya dengan alasan mobil macet kredit, akan tapi kunci pintu terlebih dahulu dirusak menggunakan obeng oleh pelaku untuk mengelabui korban.

” Selang tiga hari dari pencurian tersebut pelakumenghubungi korban untuk melakukan penebusan senilai Rp. 20.000.000,” ujarnya.

Lebih lanjut Yogi menambahkan pelaku lalu mengarahkan korban menjemput mobilnya di samping Polsek Kota Selong, dengan mobil tersebut terparkir mengarah lampu merah dalam kondisi tanpa Nopol dan kunci pintu dalam keadaan rusak. Setelah korban membawa mobilnya pulang untuk sementara waktu mobil tersebut di titip dirumah pelaku dengan kesepakatan korban harus memberikan uang tebusan.

Kemudian petugas yang menerima laporan petugas melihat beberapa kejanggalan dari kejadian tersebut,langsung mengamankan pelaku,tanpa adanya perlawanan, bahkan saat dilakukan introgasi dan memang benar bahwa pelaku melakukan aksinya berdua.

” Kami juga mengamankan barang bukti yang digunakan pelaku untuk melakukan kejahatan tersebut,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.