Ribuan Tenaga Honor Di Lotim Terancam Diberhentikan‎

119
kali tampilan.

LOMBOKita – Bupati Lombok Timur, HM.Sukiman Azmy menegaskan bahwa mulai tanggal 31 Desember 2018 ribuan honorarium di Lotim akan diberhentikan dengan tidak lagi diperpanjang kontraknya.Apapun alasannya,baik kontrak dua atau tiga tahun.

Demikian ditegaskannya dalam sambutan pada peringatan hari Pahlawan di Kantor Bupati Lotim,Sabtu (10|11). ” Saya tegaskan mulai tanggal 31 Desember 2018 akan lakukan evaluasi terhadap honarium yang berjumlah ribuan orang dengan akan diberhentikan dan tidak diperpanjang kontraknya,” tegasnya.

Ia mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap honarium tersebut. Baik yang ada di Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Dinas Pendidikan, Pol.PP maupun satker Organisasi perangkat daerah (OPD) di Lotim.

Dengan melakukan evaluasi dalam rangka rasa keadilan secara menyeluruh untuk menciptakan keamanan di daerah ini. Karena dirinya banyak melihat kalau ada yang baru masuk satu tahun sudah mendapatkan perjanjian kerja (PK),akan tapi yang sudah lama mengabdi justru SK saja belum dapat.

” Masak baru masuk satu tahun sudah dapat PK,sedangkan yang lama tidak dapat SK apalagi PK,” ujarnya.‎

Oleh karena itu, lanjut mantan Dandim 1615 Lotim,kebijakan baru masalah honor akan mulai diberlakukan pertanggal 1 Januari 2019. Sehingga tanggal 31 Desember 2018 batas waktu bagi OPD maupun satker lainnya untuk tidak lagi melakukan perpanjang kontrak honor yang ada.

Dengan apapun alasanya,karena akan melakukan evaluasi secara total. Dimana untuk honor yang masa pengabdian 1-5 tahun akan mendapatkan SK saja, 6-10 tahun akan mendapatkan kontrak kerja dan 10 tahun keatas akan mendapatkan perjanjian kerja.

” Akan terapkan prinsip keadilan dalam masalah honor ini agar tidak ada yang dirugikan,” tandas Sukiman.‎

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.