Rohmi Ingatkan Gaya Hidup Sehat di Hari Lebaran

LOMBOKita – Calon wakil gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengingatkan masyarakat NTB untuk menjaga gaya hidup sehat, baik pola makan maupun pakaian saat lebaran Idul Fithri.

Usai menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan, kata Rohmi, saat yang membahagiakan adalah merayakan Hari Raya Idul Fitri dan berkumpul bersama keluarga.

“Namun ingat, agar tetap sehat harus menata pola makan saat merayakan lebaran,” kata Rohmi di Lombok Timur, NTB, Kamis (14/6/2018).

Kakak kandung Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi itu menilai, lebaran biasanya identik dengan suguhan makanan yang mengundang selera. Mulai makanan yang bersantan, dan berlemak, hingga makanan yang berisiko terhadap kesehatan, misalnya makanan dengan bahan pengawet.

“Jangan sampai momen bahagia justru mengundang penyakit. Mengkonsumsi makan berlebihan, misalnya makanan bersantan dan penuh lemak bisa berakibat tidak baik bagi kesehatan,” lanjut Rohmi.

Rohmi menganjurkan agar orang tua tetap bisa menata pola makan yang sehat pada lebaran.

“Kalau toh kita suka makanan yang cenderung kaya akan lemak dan kolesterol, ada baiknya orang tua melengkapinya dengan menata pola makan dengan gizi seimbang,” kata dia

Rohmi mengajak masyarakat NTB menerapkan tiga rumus sehat usai bulan suci Ramadhan. Pertama, agar tetap sehat harus mengendalikan nafsu makan.

“Makanlah sesuai kebutuhan kalori harian tubuh kita,” ucapnya.

Ia menyampaikan tips, sebaiknya masyarakat makan dahulu seperti makan buah-buahan sebelum berangkat salat Ied. Misalnya, makan satu buah apel beserta kulitnya, buah-buahan kaya air lainnya, seperti semangka, melon, atau pepaya. Selain itu, buah yang mengandung vitamin C seperti jeruk juga dapat mampu menetralisir lemak yang dikonsumsi.

Rumus sehat kedua ialah makan sesuai jadwal seperti di hari-hari lain. Makan besar tetap tiga kali sehari, sarapan, makan siang, makan malam dan boleh diselingi snack yang mengandung serat tinggi misalnya buah-buahan dan sayuran.

“Pilihlah makanan yang disukai, yang penting mempertimbangkan kandungan gizinya. Sebisa mungkin hindarilah makanan terlalu pedas dan terlalu asam, sebab bisa meningkatkan kadar asam lambung,” ungkap Rohmi.

Rumus sehat ketiga adalah bersilaturahim dengan yang cara sehat, yaitu berjalan kaki menuju rumah kerabat yang tidak terlalu jauh. Atau sengaja memarkir kendaraan agak jauh dari lokasi agar berkesempatan berjalan kaki.

Dan, yang tak kalah penting, Rohmi menganjurkan dalam momen silaturahim di hari lebaran perbanyaklah senyum.

“Kita tak memerlukan biaya untuk memperbanyak senyum. Banyak senyum, banyak manfaat kita peroleh. Senyuman merangsang keluarnya hormon endorphin. Hormon itu mampu menciptakaan perasaan bahagia,” kata Rohmi menegaskan.