Sedih, Delapan Calon Haji Mataram Gagal Berangkat

Empat orang meninggal dan empat orang karena alasan kesehatan

Ilustrasi Calon Jemaah Haji
Ilustrasi Calon Jemaah Haji/Foto JawaPos

LOMBOKita – Sebanyak delapan calon haji asal Kota Mataram pada musim haji 2017, dinyatakan gagal berangkat karena alasan kesehatan dan adanya jemaah meninggal.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Mataram H Muhammad di Mataram, Kamis, mengatakan, sebanyak delapan calon haji tersebut dinyatakan gagal berangkat karena empat orang meninggal dan empat orang tunda dengan alasan kesehatan.

“Dengan demikian, total calon haji Mataram yang akan berangkat tahun ini sebanyak 650 orang,” katanya.

Menurutnya, pada awalnya jumlah calon haji Kota Mataram sebanyak 653 orang, namun tiga orang mengajukan penundaan keberangkatan di atas tanggal 7 Juli atau setelah penutupan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH).

Karenanya, penundaan tiga orang tersebut tidak dapat digantikan oleh jemaah yang masuk daftar cadangan.

“Namun untuk empat calon haji yang meninggal dan satu tunda, bisa terisi atau diganti cadangan karena mereka meninggal dan tunda saat masih ada kesempatan pelunasan BPIH,” ujarnya.

Dikatakan, dengan adanya jemaah yang meninggal, tunda dan tambahan dari provinsi, jumlah jemaah haji cadangan yang terakomodasi sebanyak 10 orang dari total cadangan 25 orang.

“Sedangkan sisanya 15 orang yang masuk cadangan, akan berangkat pada musim haji 2018,” ujar Muhammad yang ditemui di sela persiapan pelepasan jemaah calon haji kelompok terbang (kloter) satu Embarkasi Lombok.

Dikatakan, jemaah calon haji kloter satu ini akan dilepas di halaman Kantor Wali Kota Mataram pada Jumat (11/8), kloter satu ini merupakan kloter utuh jemaah Mataram sebanyak 450 orang dengan lima orang petugas.

“Jemaah calon haji akan dilepas langsung Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh,” katanya.

Setelah itu, calon haji Kota Mataram masuk pada kloter tujuh sebanyak 17 orang, akan diberangkatkan tanggal 24 Agustus 2017.

Sementara 174 calon haji Mataram tergabung pada kloter 10 dijadwalkan berangkat pada tanggal 24 Agustus 2017, dan sisanya 10 orang masuk kloter 11 yang merupakan kloter campuran nasional.

“Untuk kloter campuran nasional ini, kami belum mendapatkan jadwal pemberangkatan secara final,” katanya. ant

Komentar Anda