Segera Bangun GOR Internasional, Suhaili Minta Warga Segera Pindah

1780
kali tampilan.
Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir
Loading...

LOMBOKita – Rencana pembangunan Gelanggang Olahraga (GO) di Kota Praya Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) bakal segera terwujud. Proses pembangunan itu pun akan segera dilakukan.

Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir meminta kepada seluruh warga yang tinggal di perkampungan Karang Kerem untuk segera pindah ke Rusunawa yang telah dibuatkan oleh pemerintah daerah.

“Kita harus berani bersikap jika ingin melihat kemajuan itu. Kalau bukan sekarang, kapan lagi kita bisa berubah. Malaha kalau tidak segera disikapi, warga yang tinggal di lahan milik pemerintah daerah itu akan semakin banyak,” tandas Bupati Suhaili di Bencingah Adiguna Praya, Jumat (2/8/2019).

Bupati Suhaili menegaskan, telah beberapa kali memberikan uang tali asih kepada warga yang berada di perkampungan Karang Kerem maupun yang berada di belakang pertokoan Orien Praya. Namun hingga kini mereka terus bertahan dan ogah pindah ke Rusunawa.

“Kita tidak menzalimi mereka kok, kita sudah siapkan rumah yang layak huni. Kita hanya bertindak tegas agar manfaat pembangunan itu bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah,” kata Bupati.

Selain perkampungan Karang Kerem, Bupati HM Suhaili juga menyebut Kampung Jawa yang berada di sebelah timur lapangan Bundar Praya untuk segera dikosongkan. Demikian pula dengan komplek pertokoan Praya yang berada di sebelah selatan lapangan agar segera dikosongkan. “Sebab itu akan menjadi ruang terbuka hijau dan pintu masuk GOR,” jelas Bupati.

Loading...

Bupati Suhaili FT pada kesempatan tersebut langsung memerintahkan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya untuk segera melakukan koordinasi dan komunikasi dengan warga Karang Kerem untuk segera pindah ke Rusunawa. Karena proses pembangunan GOR akan segera dilaksanakan.

“Sebelum tanggal 17 Agustus lahan itu harus dikosongkan. Bila perlu terjunkan 3 atau 4 alat berat untuk melakukan penertiban,” tegas Suhaili.

Sementara itu, Lalu Firman Wijaya terkait “perintah” Bupati itu menjelaskan akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik TNI maupun Polri, Pol PP termasuk tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Kampung Karang Kerem.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.