Selain Petinggi PDIP Lotim, Bawaslu Bakal Panggil Kadis Pertanian

391
kali tampilan.

” Dibalik Mencuatnya Masalah Bantuan Bibit Jagung,”

LOMBOKita – Pihak Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lombok Timur bakal memanggil Kepala Dinas Pertanian Lotim maupun pihak-pihak lainnya. Selain akan melakukan pemanggilan terhadap pengurus petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lotim bersama sejumlah oknum caleg,kelompok petani penerima bantuan bibit jagung.

Pasalnya ada diindikasi atau dugaan dalam pemberian bantuan bibit jagung dari kementerian pertanian tersebut kepada petani di Lotim. Dimanfaatkan oleh oknum-oknum untuk melakukan kampanye politik didalamnya,apalagi pihaknya telah mendapatkan laporan untuk kemudian kami tindaklanjuti.

” Selain petinggi pengurus PDIP Lotim tapi juga pihak Dinas Pertanian juga dilakukan pemanggilan,” tegas Ketua Bawaslu Lotim, Retno Sirnopati

Ia menjelaskan pemanggilan nantinya kepada para petinggi pengurus PDIP Lotim maupun pihak Dinas Pertanian Lotim dalam rangka untuk melakukan klarifikasi terhadap persoalan tersebut.

Apalagi dari pihak Panwascam telah kami perintahkan untuk turun ke lapangan dalam rangka melakukan investigasi terhadap persoalan tersebut. Terlebih lagi dalam pemberian bantuan bibit jagung itu ada logo salah satu partai dan diberikan oknum kader partai kepada petani yang mendapatkan bantuan tersebut.

” Apakah ada pelanggaran atau tidaknya nantinya tergantung hasil temuan dilapangan nantinya, dengan dikuatkan hasil klarifikasi pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Hal yang sama dikatakan Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Lotim, Sahnam menegaskan memang masalah itu sudah masuk dalam pembahasan kami. Sehingga tentunya akan dilakukan pihak-pihak terkait untuk dilakukan klarifikasi mengenai masalah tersebut agar menjadi jelas.

” Masalah pembagian bibit jagung sudah masuk dalam pembahasan kami untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.‎

Ditempat terpisah Kepala Dinas Pertanian Lotim, M.Zaini menegaskan pihaknya siap untuk dipanggil Bawaslu Lotim,kalau nantinya adanya surat panggilan terhadap dirinya. Dalam rangka untuk melakukan klarifikasi mengenai pemberian bantuan bibit jagung kepada para petani di Lotim yang bersumber dari bantuan kementerian pertanian.

” Saya siap saja untuk dipanggil Bawaslu Lotim untuk berikan penjelasan masalah pemberian bantuan bibit jagung tersebut,” tegas Zaini.

Lebih lanjut, Zaini menegaskan pemberian bantuan bibit kepada petani tersebut. Dengan berasal dari kementerian pertanian se-Lotim. Diantaranya kecamatan Sambelia, Pringgebaya, Suele, Jerowaru, Aikmel, Sakra Timur, Keruak dan Labuhan Haji.

Dengan sasaran ‎ 371 kelompok dengan luas areal lahan 13.085 hektar dengan perhektar diberikan jatah 15 kilogram. Dimana dalam pengusulannya pihaknya bersama pengurus PDIP Lotim menentukan calon petani dan lokasinya ke pusat.

” Memang bantuan bibit jagung ini berasal dari kementerian pertanian anggaran bersumber dari APBN 2018,tapi melalui dana aspirasi dari PDIP pusat,” ujarnya.

Sementara saat ditanya  mengenai ada indikasi bantuan bibit jagung ini digunakan untuk kampanye politik, Kadis Pertanian, Zaini mengaku tidak tahu menahu dan tidak ikut campur dalam persoalan tersebut, Namun yang jelas Dinas hanya bekerja sesuai dengan tufoksinya sesuai aturan main yang ada.

“Yang jelas penyuluh yang membagikan bibit jagung bantuan dari pusat tersebut kepada petani,sedangkan PDIP punya aspirasi,” ujarnya.

Ditempat terpisah salah seorang tokoh PDIP Lotim, H.Sapurah meminta kepada Bawaslu Lotim untuk memproses kasus dibalik pemberian bibit jagung kepada petani yang dilakukan oknum pengurus partai atau caleg. Karena ada indikasi dugaan kalau dibalik pemberian bantuan itu dimanfaatkan untuk kepentingan kampanye politik untuk 2019.‎

“Ada indikasi seperti itu,makanya Silahkan Bawaslu kroscek di kebawah untuk lebih jelasnya,” pinta Sapurah.‎

Sebelumnya Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lombok Timur, L.Lukman mengaku siap untuk memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lotim.Terkait dengan pembagian bibit jagung bagi petani atau masyarakat di Lotim yang dipersoalkan tersebut.

” Saya siap untuk dipanggil Bawaslu Lotim untuk melakukan klarifikasi masalah bantuan bibit itu,” tegas Lukman saat dikonfirmasi.

Namun begitu,kata Lukman,hingga saat ini pihaknya belum ada surat panggilan yang dilayangkan Bawaslu Lotim tersebut. Karena kalau dilihat pemanggilan itu dalam rangka untuk mengklarifikasi atau meminta keterangan Bawaslu kepada PDIP Lotim.

Dalam hal masalah bantuan bibit jagung yang diberikan kepada petani. Karena bibit jagung itu merupakan program pemerintah yang disalurkan kepada para petani.Tanpa ada ditunggangi kepentingan politik ataupun yang lainnya.

Apalagi dalam pelaksanaan dilapangan pihaknya tentunya mendatangkan dinas terkait. Dalam hal ini Dinas Pertanian selaku leading sektornya juga ikut memberikan pencerahan kepada masyarakat.

” Tidak benar kalau pembagian bibit jagung bagi petani ditunggangi kepentingan politik, silahkan panggil kami untuk lakukan klarifikasi biar jelas semuanya,” tandas Lukman, Mantan Anggota DPRD Lotim.‎

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.