Selama Puasa, BI NTB Keluarkan Uang Rp2,64 Triliun

LOMBOKita – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Nusa Tenggara Barat mencatat jumlah uang yang keluar (cash outflow) dari loket mencapai Rp2,64 triliun selama bulan puasa Ramadhan 1439 Hijriah.

Deputi Bidang Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan BI NTB Ocky Ganesia, di Mataram, Minggu, menyebutkan total uang yang keluar dari loket melebihi dari proyeksi, yakni sebesar Rp2,42 triliun atau mencapai 109 persen.

“Total ‘outflow’ selama Ramadhan 2018 meningkat sebesar 30,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp2,03 triliun. Ini berarti kebutuhan masyarakat akan uang kartal untuk Lebaran relatif tinggi tahun ini,” katanya.

Ia juga menyebutkan jumlah uang yang keluar dari loket senilai Rp2,64 triliun terdiri atas penarikan perbankan senilai Rp2,28 triliun atau mencapai 120 persen dari proyeksi sebesar Rp1,90 triliun.

Selain itu, dari layanan kas keliling senilai Rp27 miliar atau sebesar 96 persen dari proyeksi senilai Rp28 miliar, dan dari layanan kas titipan mencapai Rp334 miliar atau sebesar 68,02 persen dari proyeksi senilai Rp491 miliar.

Okcy menambahkan kegiatan kas keliling yang dilakukan bekerja sama dengan enam perbankan dilakukan di seputaran Kota Mataram, seperti Taman Sangkareang, Lapangan Lanud Rembiga, dan Stadion Malomba.

Kegiatan layanan kas keliling yang dilakukan sejak 31 Mei-7 Juni 2018, bertujuan memudahkan masyarakat menukarkan uang rupiah pecahan kecil untuk kebutuhan Lebaran.

“Rata-rata jumlah warga yang menukarkan uang pecahan di tiga titik layanan kas keliling itu mencapai 250 orang per hari,” ujarnya.

Terkait dengan layanan saat libur Lebaran 2018, Ocky mengatakan pihaknya tetap beroperasi terbatas pada 19 dan 20 Juni 2018. Operasional terbatas dimaksudkan untuk memberikan layanan sistem pembayaran, baik tunai maupun nontunai bagi perbankan.

Ia menambahkan masyarakat juga tetap bisa memperoleh layanan kebutuhan uang rupiah selama libur bersama Idul Fitri 1439 Hijriah, melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) perbankan.

Jumlah mesin ATM di 10 kabupaten/kota di NTB sebanyak 1.190 unit. Khusus di Kota Mataram sebanyak 507 unit. Seluruhnya siap melayani kebutuhan uang tunai masyarakat, khususnya yang merayakan Lebaran.

“Bank Indonesia meyakini kebutuhan uang tunai masyarakat di NTB akan tercukupi selama libur bersama Idul Firi 2018,” katanya.