Seleksi Kompetensi Calon PNS

Oleh: Budi Setiawanto (ANTARA)

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Foto: VIVAnews

Pekan ini berlangsung seleksi kompetensi bidang (SKB) bagi para calon pegawai negeri sipil (PNS) perekrutan 2017 di berbagai Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Mereka yang mengikuti seleksi SKB ini adalah para calon PNS yang telah lulus seleksi administrasi dan seleksi kompetensi dasar (SKD).

Pemerintah tahun ini menyelenggarakan dua kali perekrutan calon PNS secara serentak. Perekrutan calon PNS gelombang pertama pada Agustus lalu di Mahkamah Agung untuk mendapatkan 1.684 hakim baru serta Kementerian Hukum dan HAM untuk mengisi 17.526 formasi.

Perekrutan calon PNS gelombang kedua bagi 61 Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, dengan masa pendaftaran sejak tanggal 11 hingga 26 September 2017. Sebanyak 1.295.925 orang calon PNS dari seluruh Indonesia mendaftarkan diri untuk memperebutkan 17.928 formasi di 61 Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara tersebut.

Untuk seleksi calon PNS kementerian atau instansi setingkat kementerian berlangsung di Kemenko Polhukam (25 formasi), Kemenko Perekonomian (25 formasi), Kemenko Kemaritiman (40 formasi), Kemenristekdikti (1.500 formasi), Kemenkop dan UKM (25 formasi), Kementerian BUMN (25 formasi), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (21 formasi), Kementerian PANRB (91 formasi), Kementerian Pemuda dan Olahraga (27 formasi), Kemendes PDTT (91 formasi), Kemenlu (75 formasi), Kemenhan (50 formasi).

Kemudian Kemenkeu (2.880 formasi), Kementan (475 formasi), Kementerian ESDM (65 formasi), Kemenhub (400 formasi), Kemendikbud (300 formasi), Kemenkes (1.000 formasi), Kemenag (1.000 formasi), Kemennaker (160 formasi), Kemensos (160 formasi), Kementerian LHK (700 formasi), Kementerian KKP (329 formasi), Kemendag (65 formasi), Kemenperin (380 formasi), Kementerian PUPR (1.000 formasi), Kemenpar (40 formasi), Kementerian PPN/Bappenas (38 formasi), Kementerian Agraria/BPN (1.610 formasi), Kemensesneg dan Setkab (178 formasi), dan Kejaksaan Agung (1.000 formasi).

Sementara untuk seleksi calon PNS lembaga berlangsung di Mahkamah Konstitusi (70 formasi), Setjen DPR (85 formasi), BPK (300 formasi), Badan Intelijen Negara (199 formasi), Lembaga Sandi Negara (26 formasi), Badan Kepegawaian Negara (212 formasi), Lembaga Administrasi Negara (299 formasi), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (99 formasi), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (175 formasi), Badan Tenaga Nuklir Nasional (98 formasi), Arsip Nasional (60 formasi), Badan Informasi Geospasial (67 formasi), BKKBN (157 formasi).

Kemudian di BKPM (28 formasi), BPPT (175 formasi), BPKP (182 formasi), Badan Pengawas Tenaga Nuklir (10 formasi), BPOM (110 formasi), Polri (200 formasi), BMKG (90 formasi), BNN (275 formasi), Komisi Yudisial (33 formasi), BNP2TKI (87 formasi), Bakamla (225 formasi), Basarnas (160 formasi), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (25 formasi), PPATK (53 formasi), BNPT (60 formasi), Barekraf (93 formasi), dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (500 formasi).

Para calon PNS yang berhak mengikuti SKB adalah mereka yang telah lulus seleksi administrasi dan lulus seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan memperoleh nilai tertentu.

…ke halaman berikutnya..

Komentar Anda