Sepuluh Mahasiswi Di Lotim  Jadi Korban Kemalingan Di Rusunawa ‎

111
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Sepuluh orang Mahasiswi di Lombok Timur menjadi korban pencurian di rumah susun mahasiswa (Rusunawa) Pancor Sanggeng, Kelurahan Sekarteja,Kecamatan Selong,Jumat dinihari (6|12) sekitar pukul 02.30 wita.

sejumlah barang berharga milik korban seperti Hand Phone (HP), berlian, Laptop dan sejumlah uang milik mahasiswi tersebut habis digasak kawanan pencuri tersebut. Untu

atas kejadian itu para mahasiswa yang jadi korban pwncuroan beramai-ramai datang ke kantor Polres Lotim untuk melaporkan kasus pencurian yang menimpanya.

Menurut penuturan korban,Siti Armina Rosidi yang juga Mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Lotim,Jumat pagi di Mapolres Lotim  mengatakan kalau mengetahui ada pencurian sekitar pukul 02.30 wita.

Setelah mendengar ada bunyi orang turun dari atas Loteng, kemudian langsung melihatnya kamarnya tidak tahunya Hand Phone (HP),berlian, Laptop dan uang tidak ada, dengan melihat keadaan sekitarnya.

Loading...

Dimana ada pencuri sekitar tiga orang dengan cara naik keatas lantai dua rusunawa untuk melakukan aksinya. Sedangkan pada saat itu kebutulan kami sedang melaksanakan tugas kuliah,lalu ketiduran.

“Kami melihat pelaku turun dari atas lantai dua sehingga kami langsung turun menyebar dan mencari pelaku, akan tapi tidak ketemu,” kata Siti.

Bahkan tidak itu saja, lanjutnya, pihaknya juga meminta bantuan kepada warga sekitarnya untuk mengejar pelaku,akan tapi tidak berhasil.

“Atas kejadian ini kami langsung melaporkan ke Polisi untuk segera ditangkap pelakunya,” pinta korban lainnya, Nida yang didampingi korban lainnya saat memberikan keterangan di kepada petugas di SPKT Polres Lotim.

Kapolres Lotim melalui Kepala SPKT,IPDA Anhar saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan mahasiswi yang mengalami kemalingan di Rusunawa Pancor Sanggeng Jumat dinihari.

” Laporan akan kami teruskan ke Reskrim untuk ditindaklanjuti guna dilakukan pengembangan penyelidikan guna menangkap pelaku,” tegasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.