Setnov Tersangka, GMPG Khawatir Golkar Jadi Partai Gurem

Mirwan BZ Vauly, Generasi Muda Partai Golkar. [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Generasi Muda Partai Golkar menilai partainya kekinian berada dalam kondisi darurat. Pasalnya, Ketua Umum Setya Novanto untuk kali kedua ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana KTP elektronik oleh KPK.

Penetapan tersangka pertama dinilai tidak sah dan digugurkan oleh Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar dalam sidang praperadilan yang diajukan Setnov. Namun, Jumat (10/11), KPK kembali menetapkan Setnov sebagai tersangka.

“Ini emergency political moment untuk Golkar. Ini sudah kali kedua jadi tersangka. Kalau terus praperadilan, yang dirugikan Golkar. Novanto bisa saja keluar dari Golkar,” kata anggota GMPG Mirwan BZ Vauly di Gado-Gado Boplo, Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2017).

Mirwan mengatakan, akibat kasus yang menimpa Setnov, generasi muda politikus Golkar jadi korban. Padahal, kata Mirwan, Partai Golkar sudah ’matang’ secara politik, tapi tetap saja mempertahankan orang yang terjerat kasus korupsi.

“(Kalau begini) orang-orang muda yang dirugikan. Orang-orang yang sudah ‘menikmati’ Golkar itu sudah banyak, dan partai ini sudah berbuat 32 tahun untuk Indonesia, dirusak karena mempertahankan satu orang,” kecamnya.

Mirwan menuturkan, GMPG berupaya mendesak Partai Golkar menggelar musyawarah nasional agar bisa mengganti Setnov.

“Jadi, kami ini mencoba di banyak hal. Kawan-kawan juga sudah ketemu Pak Jokowi. Semua stakeholder kami mintakan masukan dan dukungan, karena bagaimanapun Golkar ini aset bangsa. Punya jasa banyak kepada negara,” katanya.

“Yang kedua, kami juga konsolidasi dengan senior-senior. Kami temui Pak BJ Habibie, Pak Akbar (Tanjung), senior-seniorlah agar segera bangun. Tak bisa lagi kayak begini. Kalau tak turun tangan, ini Golkar akan jadi partai bawah,” tandasnya.

Komentar Anda