Skyscanner Luncurkan Kalendar Panduan Liburan

Skyscanner memperkenalkan fitur Holiday Calendar untuk periode Agustus 2017 hingga Juni 2018. Fitur Holiday Calendar mengumpulkan daftar usulan wisata berdasarkan tren pencarian dan musiman yang terjadi sepanjang tahun. (Beritasatu Photo/Istimewa)

Perusahaan pencarian travel global, Skyscanner, memperkenalkan fitur Holiday Calendar, sebagai kalendar liburan baru untuk periode Agustus 2017 hingga Juni 2018. Kalendar baru ini, dapat menunjukkan waktu yang tepat bagi masyarakat Indonesia untuk memesan penerbangan ke destinasi wisata impian, baik untuk tujuan domestik maupun internasional.

Senior Marketing Manager Skyscanner, Yulianto Balawan, mengatakan, kalendar ini merupakan hasil analisa data internal dan analisa pasar eksternal yang dilakukan oleh pihaknya.

“Kalender ini menampilkan hari libur nasional yang diiringi dengan liburan akhir pekan panjang serta tips menarik tentang cara menemukan tiket pesawat yang dapat menghemat biaya selama periode liburan untuk pengguna,” kata Yulianto, dimuat Beritasatu.com, Minggu (13/8).

Hadirnya kalendar ini, lanjut Yulianto, memungkinkan para pelancong Indonesia untuk berwisata dengan lebih hemat, menghindari bandara yang padat, serta memaksimalkan jumlah hari libur yang bisa didapatkan dari cuti tahunan.

“Rata-rata jumlah cuti yang diberikan kepada pegawai Indonesia adalah 12 hari, yang biasanya dimanfaatkan sebagai momen liburan bagi banyak orang,” jelasnya.

Fitur Holiday Calendar, mengumpulkan daftar usulan wisata berdasarkan tren pencarian dan musiman yang terjadi sepanjang tahun. “Dengan demikian, masyarakat Indonesia dapat memperpanjang liburan mereka di tujuan wisata favorit,” tambahnya.

Kalender ini, jelas Yulianto, juga memiliki fitur yang dapat menunjukkan persentasi penghematan yang bisa didapatkan dari perjalanan selama bulan tertentu dan membandingkannya dengan harga pemesanan rata-rata sepanjang tahun (dengan mengarahkan mouse pada kursor pesawat berwarna hijau dalam kalender).

“Hal ini tentunya memudahkan para wisatawan untuk memastikan bahwa mereka mampu merencanakan perjalanan wisata yang lebih terjangkau,” tambahnya.

 

Komentar Anda