Soal Nama Bandara, Muhdan Minta Fraksi Gerindra DPRD NTB Bersikap Tegas

387
kali tampilan.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Lombok Tengah, H. Muhdan Rum
Loading...

LOMBOKita – Ketua Fraksi Partai Gerindra Kabupaten Lombok Tengah, H. Muhdan Rum meminta fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) agar tegas menentukan sikap terhadap wacana perubahan nama Bandara Internasional Lombok (BIL) menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).

“Yang tegas dong, jangan lemah. Harus melek menyikapi persoalan. Katakan Iya atau tidak dan disampaikan secara resmi,” tandas Muhdan Rum kepada wartawan di Praya, Sabtu (25/01/2020).

Muhdan juga mempertanyakan ada apa dengan sikap Fraksi di DPRD NTB. Malah terkesan menyalahkan kalangan eksekutif dan legislatif yang ada di Lombok Tengah.

“Mereka tidak berani menentukan sikap, kok malah mengkambing-hitamkan pihak lain. Seolah-olah kami yang ada di Lombok Tengah ini dianggap “sampah” yang tidak bisa berbuat apa-apa,” tegas Mantan Ketua Partai Gerindra DPC Lombok Tengah itu.

Penentuan sikap tegas fraksi itu, kata Muhdan, harus tetap melalui mekanisme dan aturan yang ada. Bila perlu, katanya, Fraksi Gerindra NTB segera membentuk panitia khusus (Pansus) untuk menentukan sikap atas wacana perubahan nama bandara internasional Lombok.

Loading...

“Jangan hanya berani ngomong di atas mobil dan tersebar luas di media sosial dan menggoblok-goblokkan anggota dewan maupun Bupati dan Wakil Lombok Tengah. Jangan memancing kami di daerah untuk berteriak dan “mengubek-abek” fraksi Gerindra DPRD NTB,” pungkas Muhdan Rum.

Sebab, kata Muhdan, sikap politisi Partai Gerindra selama ini selalu tegas menyikapi persoalan tanpa mengesampingkan tata cara dan mekanisme yang berlaku di internal partai maupun lembaga DPRD.

Diakui Muhdan, anggota DPRD Provinsi NTB khususnya Fraksi Gerindra terlihat lebih banyak yang tidak setuju dengan perubahan nama bandara, namun tidak berani bersikap tegas dan disampaikan secara formal agar masyarakat juga mengetahui sikap politik partai besutan Prabowo Subianto itu terhadap wacara perubahan nama bandara internasional Lombok.

“Seharusnya jangan malu-malu apalagi takut untuk berkata tegas. Jika memang setuju katakan Ya, dan jika menolak katakan tidak, sepahit apapun resiko yang akan ditimbulkan harus berani secara jantan dihadapi jika keputusan itu berdasarkan kesepakatan bersama seluruh anggota fraksi,” tandas Muhdan Rum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.