Soal Rencana Bang Zul Budidayakan Kurma di NTB, Begini Penjelasan Pakar

395
kali tampilan.

LOMBOKita – Rencana yang disampaikan Dr. H. Zulkieflimansyah atau Bang Zul untuk membuat Taman Alquran yang berisi tanaman kurma dan tanaman lain dalam kitab suci Alquran di Sumbawa, sudah mulai berjalan.

Bahkan, salah satu tanaman, yaitu kurma, sudah mulai tumbuh dan dianggap cocok dikembangkan di berbagai daerah di Provinsi NTB.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Pendiri Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Dr. H. Zulkieflimansyah, telah mengungkapkan secara terbuka soal rencana besar untuk mengembangkan Taman Alquran di NTB. Taman Alquran akan ditumbuhi tanaman-tanaman yang disebut dalam Alquran, seperti Kurma, Tin dan Zaitun.

Proyek besar ini telah dimulai dari Sumbawa dan diinisiasi oleh Insinyur Rekayasa Protein dari Universitas Teknologi Sumbawa, Dr. Arief Budi Witarto, M.Eng. Arief merupakan salah seorang ilmuwan terbaik di bidang rekayasa protein yang dimiliki oleh Indonesia.

Arief meraih gelar S3 dari Departemen Biologi Fakultas Teknik Tokyo University of Agriculture and Technology.

Ia juga diganjar dengan penghargaan Nano Award dari Kementerian Negara Riset dan Teknologi dan Masyarakat Nanoteknologi Indonesia pada 2009.

Arief menjelaskan, rencana pembuatan taman Alquran berawal dari usaha pembenihan tanaman yang ia kelola.

Ia dan rekan-rekannya melakukan pembenihan tanaman bukan asli Indonesia, termasuk yang disebut dalam Alquran, yaitu kurma, tin dan zaitun agar bisa tumbuh di Indonesia.

Berita terkait: Bang Zul Ingin Seluruh Tanaman dalam Alqur’an Tumbuh di NTB

Ia mengaku sudah menanam kurma, tin dan zaitun di Jawa sejak lima tahun lalu. Beberapa pohon bisa berbuah seperti buah tin. Tapi, ada pula jenis pohon yang tidak optimal dalam berbuahnya.

Arif memperkirakan, di Jawa, faktor iklim kemungkinan memang kurang sesuai untuk pohon kurma yang tumbuh di daerah beriklim panas.

“Makanya ingin tanam di NTB karena lebih panas,” jelasnya saat diwawancarai, Minggu, 20 Agustus 2017.