Soal Tampah Boleq, Bupati Dapat Wasiat Dari TGH Sibawaihi

1231
kali tampilan.

LOMBOKita – Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy mendapatkan wasiat dari Almagfurlahu TGH.M.Sibawaihi Mutawalli mengenai masalah keberadaan tampah boleq di kawasan pantai Kaliantan yang merupakan tanah ulayat atau adat yang harus dijaga dan pelihara keberadannya.

” Saya mendapatkan wasiat dari Almagfurlahu Tuan Guru untuk menjaga tampah boleq itu sebagai tanah ulayat atau adat,”tegas Sukiman Azmy kepada wartawan di pendopo Bupati Lotim, Rabu kemarin.

Ia mengatakan kalau melihat tampah boleq itu memang benar tanah ulayat,bukan milik pribadi sebagaimana yang dituturkan Almagfurlahu Tuan Guru Sibawaihi pada masa hayat beliau. Namun kemudian timbul permasalahan saat ini mengenai masalah lahan tampah boleq tersebut dengan dimiliki oleh perusahaan.

Maka muncul pertanyaan siapa yang menjual, kemudian membuat sporadiknya sampai keluarnya sertifikat di lahan tersebut. Sehingga inilah yang harus didalami oleh pemerintah daerah nantinya.

Loading...

” Kami akan dalami siapa yang menjual sampai munculnya sertifikat dilahan tampah boleq yang merupakan tanah ulayat,” ujarnya.

Oleh karena itu, Bupati meminta kepada PT Temada Pumas Abadi yang berencana untuk melakukan pembangunan di lokasi tersebut untuk colling down terlebih dahulu, bahkan meminta untuk mencabup pagar yang ada saat ini.

” Kami minta PT Temada untuk colling down demi menjada kondusitifitas yang ada,” tegasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.