Sumur  Tutuk Penopang Atasi Krisis Air Bersih Wilayah Selatan

64
kali tampilan.

LOMBOKita – Sumur atau Lingkuk Tutuk yang terletak di Desa Jerowaru menjadi penopang utama terhadap persoalan krisis air bersih di wilayah Selatan. Terutama di wilayah kecamatan Jerowaru dan sekitarnya.

” Sumur tutuk sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan krisis air bersih pada saat musim kemarau,” kata para warga Desa Srewe.

Menurut warga, ditengah-tengah kondisi kemarau yang sedang melanda saat ini,kemudian ditambah lagi dengan terjadinya krisis air bersih terutama di wilayah Selatan setiap datang musim kemarau.

Namun begitu masyarakat sangat beryukur dengan adanya sumur tutuk tersebut, karena telah mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga akan air bersih.

Meski pada sisi lainnya harus dengan membeli kepada pemilik truk tangki penjual air bersih.Dengan harga sebelumnya mulai dari Rp 100.000 s.d 200.000 pertangkinya tergantung jauh dekatnya.

” Warga masih menggantungkan kebutuhan air bersih di sumur tutuk terlebih lagi saat musim kemarau seperti ini,” ujar warga lagi.

Hal yang sama dikatakan Kades Srewe, Hudayana mengakui kalau keberadaan sumur tutuk sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih setiap harinya. Tidak saja pada musim kemarau akan tapi setiap harinya.

Meski harus merogoh koceknya berkisar antara Rp 150.000 s.d 200.000 pertangkinya tidak menjadi masalah yang penting bisa memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

” Meski kemarau seperti ini sumur tutuk tidak pernah kering airnya selalu ada diambil oleh masyarakat untuk penuhi kebutuhan sehari-hari,” tegas Hudayana.

Namun begitu, lanjutnya, dengan banyaknya mobil tangki pengangkut air bersih dengan mengambil di sumur tutuk tersebut. Tentunya mengalami kewalahan karena banyaknya mobil yang mengambil sehingga harus antri.

Sementara pada satu sisi drofing bantuan air dari pemerintah daerah maupun lainnya belum ada. Sehingga tentunya kami harus bersabar dalam masalah ini.

” Kami sudah berusaha membuat sumur akan tapi airnya asing,sehingga harus membuat sumur bos saja baru tidak asin airnya,” lanjutnya.

Keterangan Foto : truk tangki air bersih antri menunggu giliran di sumur tutuk untuk mendapatkan giliran.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here