Surat Suara Pilkada NTT Ditemukan di NTB

54
kali tampilan.

LOMBOKita – Sebanyak 4.000 lembar surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur ditemukan di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Surat suara itu ditemukan pada Minggu (10/6) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa,” kata Juru Bicara Bawaslu NTT Jemris Fointuna dikutif dari Antara NTT soal informasi tersebut di Kupang, Senin.

Jemris menjelaskan bahwa ribuan surat suara Pilgub NTT itu ditemukan dalam kotak pengiriman dengan nomor 83/166 dan 81/166 dengan tujuan Kabupaten Sumbawa Barat.

Surat suara itu dikirim oleh PT. Temprina Medika Grafika yang memang mempunyai kewenangan untuk mencetak dan mengirim surat suara itu.

“Ada dua kotak masing-masing kotak itu berisi 2.000 surat suara. Mereka (para petugas KPU Sumbawa) waktu itu tengah menyortir surat suara dan menemukan surat suara kita,” tambahnya.

Jemris mengatakan pihak Bawaslu NTT saat ini langsung menyusuri dan menyelidiki kasus tersebut, apakah hal tersebut tak disengaja atau memang ada kesalahan alamat pengiriman.

Pilkada NTT akan diikuti oleh empat pasangan calon. Empat pasangan calon itu adalah Esthon L Foenay-Christian Rotok (Esthon-Chris) diusung oleh Partai Gerindra yang memiliki delapan kursi dan PAN 5 kursi, sehingga total 13 kursi.

Pasangan Benny K Harman-Benny A Litelnoni (Harmoni) diusung Partai Demokrat yang memiliki delapan kursi, PKPI tiga kursi, dan PKS dua kursi, sehingga totalnya 13 kursi.

Selanjutnya pasangan Marianus Sae-Emmilia Nomleni (Marianus-Emmi) diusung PDI-P 10 kursi dan PKB lima kursi, sehingga totalnya 15 kursi.

Kemudian pasangan Viktor Bungtilu Laiskodat-Joseph Nae Soi (Victory-Joss) adalah bakal cagub dan cawagub NTT yang memiliki kursi terbanyak, yakni Partai NasDem delapan kursi, Golkar 11 kursi, dan Hanura lima kursi, sehingga totalnya 24 kursi.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.