Peneliti LSI Denny JA, Ajie Alfaraby, [suara.com/Erick Tanjung]

Lingkaran Survei Indonesia Denny JA merilis hasil survei tokoh yang kemungkinan menjadi calon wakil presiden dalam pemilu 2019.

Mereka membagi menjadi lima latar belakang kandidat. Militer, Islam, partai politik, kepala daerah, profesional.

Cawapres berlatar belakang militer yaitu Agus Harimurti Yudhoyono dengan popularitas ‎71,2 persen, mantan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (56,5 persen), dan mantan Jenderal TNI yang kini jadi Kepala Staf Presiden: Moeldoko (18,0 persen).

“Meski popularitas Moeldoko masih rendah, namun masuknya Moeldoko dalam kabinet Jokowi membuka peluang dia memainkan langkah gambit,”‎ kata peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (2/2/2018).

Kandidat berlatar belakang Islam terdiri dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Gubernur Nusa Tenggara Barat M. Zainul Majdi. Cak Imin mendapatkan popularitas 32,4 persen dan Zainul mencapai 13,9 persen.

Saat ini, nama Cak Imin sudah mulai disebut-sebut layak menjadi calon wakil presiden.

“Meski tingkat pengenalan TGB Zainul Majdi masih rendah, namun tingkat kesukaan publik yang mengenalnya tinggi, di atas 70 persen,” kata dia.

Kandidat berlatar belakang partai adalah Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dengan popularitas 25 persen. Kemudian ada Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan yang popularitasnya masih rendah, 16 persen.

“Budi Gunawan sebagai Kepala BIN juga dikenal dengan dengan PDIP, sementara Airlangga juga datang tak terduga. Sejarah yang membawanya menjadi ketum Golkar‎,” ujar dia.

Komentar Anda