Syamsul Luthfi akan Pulihkan Lombok Selatan dari Krisis Air

Fiddin akan membuat 'action plan' pemulihan kawasan secara terencana dan terukur

82
kali tampilan.

LOMBOKita – Calon Bupati Lombok Timur HM Syamsul Luthfi siap memulihkan kondisi lingkungan di kawasan Lombok Selatan, terutama di Kecamatan Jerowaru, Keruak dan Sakra Timur.

“Ini akan menjadi atensi dan prioritas utama agar masyarakat setempat bisa menikmati kehidupan yang lebih baik dan nyaman. Hal ini terkait dengan bencana kekeringan dan krisis air bersih yang kerap melanda wilayah tersebut pada setiap musim kemarau,” kata Syamsul Luthfi terkait problem klasik lingkungan di kawasan Lombok Selatan yang kerap dilanda krisis air bersih, Selasa.

Menurut Luthfi, situasi yang dihadapi oleh warga Lombok Selatan saat ini tidak terlepas degradasi dan menurunnya daya dukung lingkungan di wilayah tersebut. Selain itu anomali cuaca akibat pemanasan global yang kerap melanda NTB kian memperparah kerusakan lingkungan di wilayah itu.

“Bencana banjir rob, kekeringan maupun krisis air bersih mengindikasi ketidakseimbangan ekosistem secara menyeluruh,” ujarnya.

Lebih jauh Syamsul Luthfi mengatakan hilangnya sumber mata air di beberapa titik kawasan penyangga reservatoir melemahkan keseimbangan lingkungan.

“Jika kondisi lingkungannya tidak segera ditata dan direhabilitasi, maka bencana alam kerap terjadi lagi,” tambah kakak kandung Gubernur NTB ini.

Syamsul Luthfi menegaskan untuk memulihkan keasrian kawasan Lombok Selatan perlu segera dilakukan, baik itu jangka pendek, menengah dan panjang agar derita warga setempat tidak berkepanjangan.

“Untuk itu Fiddin akan membuat ‘action plan’ pemulihan kawasan secara terencana dan terukur yang melibatkan semua stakeholder,” tuturnya.

Luthfi juga tidak menampik adanya peran pemerintah daerah maupun pihak lain yang telah berbuat menanggulangi beban hidup warga selatan yang dilanda krisis air bersih dan bencana kekeringan dengan berbagai program.

Namun demikian, Luthfi melihat hal tersebut hanya bersifat karikatif karena tidak menyelesaikan problem lingkungan dari hulu sampai hilir.

“Menyelesaikan degradasi dan memulihkan kerusakan lingkungan harus menyeluruh, tidak bisa secara parsial,” tambah Luthfi.

Untuk itu Luthfi menambahkan jika Fiddin memenangkan Pilkada Lombok Timur (ini agenda utamanya adalah memastikan ketersediaan jaringan air bersih untuk semua masyarakat, terutama warga Kecamatan Keruak, Jerowaru dan Sakra Timur agar bisa diakses dan dinikmati secara berkala.

“Penyediaan jaringan air bersih merupakan bagian dari program infrastruktur dan kesehatan untuk semua warga Lombok Selatan terkait pemenuhan air bersih,” ucap Luthfi.

Selain itu, mantan anggota DPR RI ini berjanji akan bangun infrastruktur pengadaan air bersih, termasuk perbaikan saluran irigasi, bendungan dan waduk agar masyarakat di selatan dapat menikmati air bersih, sekaligus tidak lagi mengandalkan tadah hujan untuk bertani.

Menurut Luthfi, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi salah satu program pihaknya lantaran sangat vital dalam upaya menjaga kesehatan dan Fiddin berjanji akan memperjuangkannya, bukan hanya air bersih, tapi juga air untuk pertanian.

“Soal teknisnya kami sudah rancang, berikut dengan irigasi yang terintegrasi dengan infrastruktur pusat maupun pihak pemprov, seperti dengan Balai Wilayah Sungai (BWS),” tegas mantan Wakil Bupati Lombok Timur ini.

Sementara itu untuk pengembangan pariwisata di kawasan selatan, Sambelia dan Sembalun, lanjut Luthfi, Fiddin akan menuntasksn problem agraria di tiga kawasan tersebut agar ada kepastian hak agraria secara adil.

“Dengan adanya kepastian hukum atas hak agraria akan berdampak baik untuk investor yang akan berinvestasi dilombok timur,” ucapnya.

Karenanya, ia menyadari menyelesaikan problem agraria di tiga wilayah ini tidaklah mudah karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan berbagai kepentingan yang saling bertautan. Untuk itu Fiddin akan mengedepankan musyawarah untuk mendengarkan semua aspirasi terkait problem agraria tersebut.

Pendekatan represif dalam menyelesaikan sengketa agraria, menurut Luthfi kerap kontra produktif untuk kepentingan program pembangunan.

“Intinya Fiddin tidak ingin menyakiti hati rakyat dalam menuntaskan problem agraria di kawasan wisata Lotim,” tegasnya.