Tarik Retribusi Parkir Di Lotim Tak Sesuai Perda Masuk Ranah Pungli

157
kali tampilan.

LOMBOKita – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Timur, M.Zaini menegaskan, penarikan retribusi parkir yang melebihi ketentuan Peraturan Daerah (Perda) masuk ranah pungutan liar (Pungli). Karenanya, dia meminta aparat penegak hukum atau tim saber pungli melakukan penindakan untuk memberikan efek jera kepada oknum para petugas parkir dan juru parkir.

“Sudah jelas kalau ada yang menarik melebihi ketentuan Perda masuk pungli,” tegas Zaini.

Ia menjelaskan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran soal penarikan retribusi parkir. Dimana dalam Perda No 11 tahun 2010 tentang retribusi golongan jasa umum  dan Nomor 12 tahun 2010 tentang retribusi golongan jasa khusus.

Kemudian diatur besaran tarif retribusi untuk parkir tepi jalan dan parkir khusus. Diantaranya parkir roda dua sebesar Rp 1000 sekali parkir, roda empat sebesar Rp 2000, parkir bermalam roda dua Rp 2500 dan roda empat bermalam Rp 5000 sekali parkir.

Loading...

“Yang jelas kami akan menindak tegas kalau ada petugas parkir atau parkir yang melakukan pelanggaran dalam memungut retribusi Parkir,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penertiban keberadaan parkir-parkir liar yang ada di Lotim, dengan melengkapi petugas parkir berupa baju atau rompi, sehingga jelas petugas parkir tersebut.

” Memang kami masih akui adanya parkir liar sehingga tugas kami untuk melakukan penertiban didalamnya,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.