TGB: Maulana Syeikh Layak Menjadi Pahlawan Nasional

536
kali tampilan.

LOMBOKita – Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Majdi, MA menerima kedatangan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pahlawan Nasional Pusat (TP2GP) jelang penetapan Maulana Syeikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid Pancor sebagai Pahlawan Nasional.

Kedatangan tim peneliti dan pengkaji di pulau Lombok, Senin (30/10/2017) ini untuk melihat secara dekat sikap dan antusiasme warga NTB atas ditetapkannya pendiri organisasi kemasyarakatan dan keagamaan Nahdlatul Wathan (NW) sebagai Pahlawan Nasional bersama beberapa tokoh lainnya di Indonesia.

Kunjungan tim peneliti yang dipimpin Dr. Sudarmanto yang juga Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama dua pejabat Direktorat Kepahlawanan Kemensos RI, Daniel Saleeha dan Luberto Azis tersebut diterima Gubernur NTB, Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi didampingi Sekda, Ir. H. Rosyadi Sayuti, Ph.D., Kadis Sosial, H. Aksanul Khalik dan Karo Humas dan Protokol Setda NTB, H. Irnadi Kusuma di ruang kerja gubernur NTB.

Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi yang tidak lain merupakan cucu maulana syeikh saat menerima kunjungan tim tersebut menjelaskan sosok dan ketokohan Almagfurulahu Maulana Syeikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid yang telah menjadi sosok kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Loading...

Kebanggan masyarakat NTB khususnya dan seluruh warga NW yang berada di seluruh perwakilan se nusantara tidak hanya merasakan ketokohan dan keilmuan maulana syeikh saat masih hidup. Bahkan, hingga saat ini pun ilmu dan semangat pengabdiannya masih menjadi pedoman masyarakat melalui karya-karya tulis dan pesan-pesan yang ditinggalkan oleh maulana syeikh, seperti Hizib Nahdlatul Wathan, syair-syair dan nadham, wasiat renungan masa, doa pusaka dan beberapa hasil “tinta emas” maulana syeikh yang oleh gurunya di Madrasah Sholatiyah Makkah sering dipanggil Syeikh Zainuddin.

Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan Gubernur meminta doa dan dukungan kepada semua pihak, terutama masyarakat NTB agar Maulana Syeikh segera ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

TGB menegaskan, hanya NTB yang belum memiliki pahlawan nasional. Karena itu, perjuangan dan dedikasi Maulana Syeikh sebagai putra terbaik NTB layak diberikan gelar pahlawan nasional.

“Ini juga merupakan do’a dan harapan yang sudah lama dinantikan oleh seluruh masyarakat NTB,” ujar Gubernur NTB penghafal Alqur’an dan ahli tafsir ini.

Maulana Syeikh, lanjut TGB Zainul Majdi, telah berhasil membangun dan merintis kebersamaan, tidak hanya bagi masyarakat NTB tetapi juga bagi masyarakat Indonesia. “Beliau membangun daerah dan bangsa ini dengan merangkul semua komponen masyarakat melalui pendekatan agama,” tegas TGB Zainul Majdi.

Gubernur NTB dua periode ini berharap kepada seluruh anak bangsa agar dapat menyerap dan menjadikan inspirasi konsep dan pendekatan yang dilakukan Maulana Syeikh sebagai modal membangun bangsa dan negara. “Ini juga berkat do’a dan dukungan seluruh masyarakat NTB,” ungkap Zainul Majdi.


Baca juga berita terkait lainnya:

Pendiri NW Masuk Tiga Nama Peraih Gelar Pahlawan Nasional

Gubernur NTB Apresiasi Usulan Gelar Pahlawan Nasional Kepada Maulanasyekh

Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP), Dr. Sudarmanto menyampaikan kehadirannya di NTB, termasuk bersilaturrahim dengan Gubernur NTB untuk melihat dan merasakan langsung antusiasme masyarakat menyambut penetepan Maulana Syeikh sebagai pahlawan nasional.

Ia mengaku senang dengan doa, harapan dan antusiasme masyarakat NTB kepada Maulana Syeikh.

“Itulah tujuan kami ke sini, ingin melihat lebih dekat dan juga merasakan antusiasme masyarakat NTB,” ungkapnya di hadapan Gubernur NTB.

Loading...

2 KOMENTAR

  1. […] Maulanasyeikh atau oleh para gurunya di Madrasah Ash-sholatiyah Makkah kerap dipanggil dengan sebutan Syeikh Zainuddin dianugerahkan gelar Pahlawan Nasional bersama tiga orang pejuang lainnya yakni Almarhumah Laksamana Malahayati dari Provinsi Aceh, Almarhum Sultan Mahmud Riayat Syah dari Provinsi Kepulauan Riau dan Almarhum Prof. Drs. H. Lafran Pane tokoh dari Provinsi DIY. […]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.