TKW Asal Lotim Meninggal Dunia Saat Karantina Sepulang dari Malaysia

841
kali tampilan.
Muslihatun (34), salah seorang TKW asal Penede Gandor Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur yang baru pulang dari Malasyia, meninggal dunia saat menjalani karantina di Rusunawa Labuhan Lombok pada Senin (25/1/2021).

LOMBOKita – Muslihatun (34), salah seorang TKW asal Penede Gandor Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur yang baru pulang dari Malasyia, meninggal dunia saat menjalani karantina di Rusunawa Labuhan Lombok pada Senin (25/1/2021).

Muslihatun meninggal dunia saat menjalani pemeriksaan medis di RDUD dr. Raden Soedjono Selong lantaran mengidap penyakit jantung dan ginjal.

“Muslihan menjalani karantina bersama puluhan PMI yang pulang dari Malaysia di Rusunawa Labuhan Kayangan,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lotim, H. Supardi.

Menurutnya, Muslihatun sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas, namun karena Puskesmas tak memiliki peralatan lengkap akhirnya dirujuk ke Selong.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, HM. Juani Taofik yang mengaku telah mendapat laporan adanya TKW yang masih proses karantina meninggal dunia di Rumah Sakit Selong.

Juani menjelaskan, saat dilakukan pemeriksaan Minggu pagi oleh tim kesehatan PKM Labuhan Lombok, tidak ada gejala penyakit yang diidap Muslihatun. Hanya saja, kata Juani, saat sore hari sekitar pukul 17.00 Wita, yang bersangkutan mengeluh pusing dan sakit punggung,

Saat itu juga yang bersangkutan dibawa ke PKM Labuhan Lombok untuk menjalani perawatan medis.

Karena kondisi Muslihatun sampai malam hari tak membaik, langsung dirujuk ke RDUD dr Soedjono Selong, dan meninggal dunia di rumah sakit.

“Yang bersangkutan meninggal dunia diindikasi suspek pneumonia,” jelas Sekda.

Hal itu juga dikuatkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong, dr. Tantowi Jauhari. Dikatakannya, Muslihatun meninggal dunia bukan karena terpapar Covid-19.

“Sebagaimana hasil swab, yang bersangkutan juha dinyatakan negatif virus Corona,” kata Tantowi.

- Adv -

3 KOMENTAR

  1. Semoga pihak terkait bisa lebih oeka saat kami melaporkan adanya warga di daerahnya menderita sakit di malaysia, khususnya pesan ini saya sampaikan kepada pemda NTB.

    Hormat kami dari persaudaraan buruh migran indonesia.

    Yang secara kebetulan kami sllu mendampingi beliau saat di malaysia.

  2. Haraf di perbetulkan isi beritanya pak kita sudah sampaikan dari jauh hari sebelumnya kalau musliatun ini menghidap penyakit komplikasi tolong jika menyampaikan berita seadanya tolong

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.