Tujuh Perawat Lombok Tengah Jadi Petugas Kesehatan Haji

Ketua PPNI Lombok Tengah H. Lalu Najmul Erpan, SKM., S.Kep., MPH

LOMBOKita – Sebanyak tujuh tenaga perawat asal Kabupaten Lombok Tengah provinsi Nusa Tenggara Barat dipercaya menjadi petugas kesehatan calon jamaah haji tahun 2017.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Lombok Tengah H. Lalu Najmul Erpan, SKM., S.Kep., MPH usai peresmian Gedung Nursing Center Praya, Sabtu (22/7/2017).

H. Lalu Najmul Erpan menjelaskan, ketujuh tenaga perawat ini ditunjuk sebagai tim kesehatan calon jamaah haji selama berada di tanah suci setelah menjalani proses seleksi yang cukup ketat dan proses panjang yang dilakukan pemerintah pusat.

“Tidak mudah untuk menjadi tenaga kesehatan pendamping calon jamaah haji ini. Karena seluruh seleksi dilakukan di pusat, dan yang menentukan juga oleh pemerintah pusat, bukan di daerah,” jelas Najmul Erpan.

Tenaga perawat asal Kabupaten Lombok Tengah, menurut Najmul Erpan, selalu mendapat peluang paling banyak setiap tahun jika dibanding dengan beberapa kabupaten/kota yang ada di provinsi Nusa Tenggara Barat ini. “Jumlahnya terus mengalami peningkatan,” katanya.

Meski berasal dari Kabupaten Lombok Tengah, para tenaga perawat yang dikirim ke tanah suci mendampingi calon jamaah haji ini tidak mesti harus mendampingi calon jamaah asal daerah Tatas Tuhu Trasna ini. Sebab, penempatan juga ditentukan oleh pemerintah pusat.

“Ada beberapa tenaga perawat kita yang menjadi pendamping calon jamaah asal luar daerah, bahkan ada yang ditugaskan menjadi pendamping calon jamaah haji di Papua dan sebagainya,” kata Erpan.

H. Lalu Najmul Erpan berpesan agar seluruh tenaga perawat yang diutus menjadi tim kesehatan calon jamaah haji ini agar bisa memberikan pengabdian terbaik kepada calon jamaah haji yang didampinginya. Para perawat juga agar memperhatikan kesehatan diri selama berada di tanah suci sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan secara optimal. “Kita berdoa semoga tim perawat kita beserta seluruh calon ibadah haji tetap diberikan kesehatan selama menjalankan ibadah haji dan pulang dengan sehat membawa haji mabrur,” tutup H. Lalu Najmul Erpan.

Komentar Anda