UMKM Muda Desa Santong Mulia Diundang Khusus Pengembangan Wirausaha

25
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Pelaku UMKM Muda Desa Santong Mulia berkesempatan mendapat perhatian dari Sekretaris Jenderal Sahabat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia untuk diundang secara khusus dalam pelatihan Pengembangan Wirausaha muda era digital.

Sekretaris Jenderal Sahabat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia Faisal Hasan Basri, pada momen kegiatan pelatihan pengembangan wirausaha muda Desa Wisata menyatakan Pelatihan dimaksud untuk menguatkan kembali kualitas SDM yang ada, Desa santong mulia dikatakannya memiliki pelaku UMKM yang sudah cukup sukses, dimana para pelaku UMKM muda dari Desa Santong Mulia Kecamatan Kayangan Lombok Utara, produk-produk yang dihasilkan sudah mulai merambah di pasar nasional.

“Namun demikian perlu adanya upaya penguatan lagi,”bebernya.

Zeinta Tour and Travel - Solusi Ke Baitullah
Zeinta Tour and Travel

Pada kesempatan ini, Desa Santong Mulia mengirim 5 (lima) dutanya untuk mengikuti pelatihan dimaksud dan bergabung dengan para peserta pelaku UMKM muda dari beberapa desa wisata di pulau Lombok.

Faisal yang juga pengamat ekonomi nasional ini mengatakan, pihaknya juga dengan sengaja mengundang Kepala Desa setempat di acara pelatihan pengembangan wirausaha muda Desa Wisata tingkat nasional yang diselenggarakan di Mataram tersebut, dimaksudkan selain ingin mengetahui bagaimana perkembangan UMKM muda maupun kelompok UMKM tradisional di Desa Santong Mulia, juga pihaknya sangat tertarik dengan antusiasme para pelaku UMKM muda yang rata-rata dikelola oleh sahabat UMKM dikalangan para pemuda dan harapan pemerintah desa mendukung dan mensuport apa yang telah berjalan.

Loading...

Melalui pertemuan tersebut, ada beberapa hal penting yang disampaikan Faisal bagi para pelaku UMKM Muda untuk dijadikan pegangan dalam menjalankan usahanya. Hal penting dimaksud, diantaranya para pelaku UMKM pentingnya membuat perijinan usahanya. Menurutnya, dengan membuat perijinan ini, maka usaha UMKM ada jaminan dari sisi hukum. Memudahkan untuk mengembangkan usaha, mempermudah akses pemasaran, memudahkan mendapatkan akses permodalan dari pemerintah, pihak Bank maupun pihak lainnya dan memudahkan mendapatkan pendampingan dari pemerintah.

Dikatakan, pada era new normal saat ini, bisa merubah pola bisnis dari ofline menjadi online. Salah satu factor keberhasilan dari sebuah produk melalui online adalah terletak pada bentuk kemasan atau packagingnya.

“Intinya, selalu ada proses dalam setiap usaha yang dilakukan para pelaku UMKM,”tegasnya.

Diingatkan, Pandemi Covid-19 sekarang bisa merubah prilaku konsumen dan produsen dari yang ofline menjadi online. Kuncinya kalau main di online, salah satunya adalah foto produknya harus bagus. Gampang sekarang, banyak orang atau komunitas yang mau menyumbangkan keahliannya untuk menfoto produk-produk UMKM.

“Ini simple juga tidak perlu pakai kamera yang mahal, bisa juga pakai HP juga boleh,”sarannya.

Sahabat muda UMKM Jakarta yang juga panitia penyelenggara Desty Rahmawati mengatakan, menghadapi pandemi covid-19 yang melanda hampir di seluruh Negara, maka perlu dibangun ketahanan rumah tangga. Ketahanan disisni, menurutnya sebagai kondisi dimana daya tahan diri yang kuat, dengan kata lain, ketahanan rumah tangga dapat diartikan sebagai dimana kondisi di dalam suatu rumah tangga kuat dan tahan dari segala ancaman. Dengan tujuan miliki ketahanan rumah tangga yang kokoh tentunya di butuhkan beberapa aspek yang perlu di tingkatkan. Bukan hanya dari segi aspek ekonomi seberapa banyak yang dimiliki mempunyai pendapatan, tetapi lebih kepada aspek ketahanan rumah tangga secara fundamental atau mendasar.

“Hal-hal yang paling mendasar tentunya seberapa cakap kita menghadapi suatu ancaman dari luar seperti pandemic covid-19 yang melanda hamper seluruh Negara,”tandasnya.

Muhamad Ilham Maulana, salah seorang peserta dari Desa Santong Mulia, ditemui disela-sela pelatihan pengembangan wirausaha muda Desa Wisata mengatakan, sangat bersyukur bisa ikut kegiatan bertajuk nasional ini. Ia berharap dengan pengalaman dan teori yang disampaikan bisa menjadi refrensi kedepan dalam pengembangan usaha di daerah kedepan.

“Yang jelas sangat bermanfaat bagi kami. Semua narasumber yang menyampaikan materi dalam pelatihan ini adalah para dosen di Telkom University bersama sahabat UMKM sebagai mitra Kemenparekraf dalam penyelenggaraan kegiatan pelatihan pengembangan wirausaha muda di Desa Wisata. Sehingga output yang kami dapatkan dari pelatihan ini adalah adanya aplikasi Digital Marketing yang sangat bermanfaat nantinya di dalam memasarkan produk-produk UMKM kami dimasa datang,”tandas Ilham.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.