Ummi Rohmi Djalilah Launching Desa Wisata NTB 2020 di Sekotong

62
kali tampilan.
Rektor Universitas Hamzanwadi Selong, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah
Loading...

LOMBOKita – Launching Desa Wisata NTB untuk tahun 2020 dengan target 20 desa yang diiringi oleh program BISA (Bersih Indah Sehat Aman) berlangsung di Dermaga Tawun Desa Sekotong Tengah kecamatan sekotong, Sabtu (18/7).

Peluncuran ini dilakukan oleh Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah didampingi Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun, Perwakilan Kementrian Pariwisata, Reza Pahlevi, Kadis Pariwisata NTB,Lalu Muhammad Faozal, Kadis Pariwisata Lobar, H. Saepul Akhkam, serta unsur Forkopimda NTB dan Lombok Barat.

Dermaga Tawun, merupakan sebuah dermaga pariwisata di kecmatan Sekotong yang dibangun tahun 2015 oleh pemerintah pusat. Rencananya, tahun ini (2020), akan dibenahi dan dikembangkan. Dengan luas lahan sekitar satu hektar lebih rencananya mulai dari ruang cek in, seluruh aktivitas di dermaga ini nantinya akan menjadi satu pintu.

Kadis Pariwisata NTB, Lalu Muhammad Faozal saat membuka launching desa wisata menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mulai menata area ini.

Dia meminta, sesegera mungkin agar pemda Lobar menertibkan pintu-pintu masuk ke gili-gili yang ada karena pintu masuk mencapai sekitar 5 – 6 pintu. Rencananya, per Januari 2021, akan ada penambahan toilet berstandar internasional di Dermaga Tawun.

Zeinta Tour and Travel - Solusi Ke Baitullah
Zeinta Tour and Travel

Di tempat yang sama, Buoti Lobar, H.Fauzan Khalid menyebut, Sekotong adalah masa depan Kabupaten Lombok Barat. Karena potensinya yang sangat luar biasa.

Loading...

Kata dia, untuk kepentingan itu, banyak hal yang harus dipersiapkan. Khusus untuk Gili Gede, karena relatif besar, kurang lebih sama dengan Gili Terawangan. Sudah diterbitkan peraturan bupati supaya ke depannya betul-betul bisa.

Disampaikan bupati, agar lebih tertata, ada 3 pelabuhan yang diperbolehkan yaitu dua untuk swasta dan satu untuk pemerintah.

“Seharusnya, sekarang pembangunan untuk pelabuhan itu sudah ada anggarannya, tetapi karena Covid-19, pembangunan pelabuhan Gili Gede salah satu yang ditarik oleh pemerintah pusat,” aku Fauzan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.