Universitas Hamzanwadi Gandeng PEKA Malaysia, ABKIN dan IKI Gelar Simposium

281
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Universitas Hamzanwadi Selong Lombok Timur bekerjasama dengan PEKA Malaysia, ABKIN, IKI menyelenggarakan acara Simposium Antar Bangsa.

Simposium Antar Bangsa, Seminar dan Workshop Trauma Healing Pasca Gempa dengan tema “Developing Holistical Psychology After The Earthquake Tragedy” itu diadakan di Gedung Birrul Walidain Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pancor, Lombok Timur, Minggu (24/3/19).

Ketua Panitia Simposium Antar Bangsa, Dra. Hj Marfuatun, M.Pd menjekaskan, pihak yang cukup intens mendampingi hingga hari ini adalah dari PEKA (Persatuan Kaunselor Pendidikan) Malaysia.

“Bantuan yang diberikan berupa materi dan bantuan terapi psikologis. Hal ini sangat patut diapresiasi,” kata Hj Marfuatun.

Selain PEKA, Universitas Hamzanwadi Selong juga melibatkan ABKIN (Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia) melalui kerjasama dari pengurus di tingkat pusat dengan pengurus ABKIN yang ada di daerah. Yang dalam hal ini kebetulan diketuai oleh Musifuddin selaku Wakil Rektor III dan Dosen BK Universitas Hamzanwadi.

Baca berita terkait: Wagub NTB Buka Simposium Antar Bangsa

Marfuatun juga juga mengapresiasi pihak IKI (Ikatan Konselor Indonesia) yaitu Doktor Ifdil dan rekan-rekan di UNP (Universitas Negeri Padang) dan di Universitas lain yang tergabung di dalamnya, yang telah berkali-kali memberikan kunjungan serta bantuan materi dan trauma psikologis yang sangat berarti bagi korban gempa yang ada di Lombok.

Dikatakan Hj. Marfuatun, melalui Simposium ini, semoga terus terjalin kerjasama yang baik dan akan terus dilanjutkan untuk keberlangsungan masyarakat Lombok pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

“Termasuk kepada seluruh guru yang mengabdikan diri untuk memajukan generasi yang hadir dalam forum ini, kami juga sangat apresiasi,” katanya lagi.

Peran para guru, kata dua, dalam mendampingi trauma peserta didik di sekolah, merupakan tugas yang berlangsung terus menerus. Dan memerlukan keahlian khusus, dengan berbagai pendekatan terapi.

Simposium ini dibuka Wakil Gubernur NTB Dr Hj. Siti Rohmi Djalilah, yang juga sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Acara semacam ini memberikan banyak manfaat untuk NTB terutama bagi wilayah yang terkena dampak bencana gempa,” ucap Sitti Rohmi Djalilah yang juga Rektor Universitas Hamzanwadi Selong.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.