Viral Senam Zumba Tanpa Prokes, Kapolres Lotim Mengaku Kecolongan

1750
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Senam zumba tanpa protokol kesehatan (prokes) seperti menggunakan masker dan menjaga jarak yang terjadi di Lombok Timur, viral di media sosial Facebook.

Yudha Milia di akun facebook-nya membuat surat terbuka ke Kapolda NTB, Kapolres Lombok Timur dan Kapolsek Masbagik, dan menyatakan mosi tidak percaya terhadap penanganan Covid-19 di daerah itu.

“Kami menyatakan mosi tidak percaya terhadap penanganan Covid-19,” tulis Yudha Milia pada postingannya tertanggal (27/9).

Menurutnya, ada ratusan orang luput dari pengawasan saat melakukan senam zumba di salah satu gedung di Lombok Timur. Mereka berkerumun tanpa menggunakan masker dan menjaga jarak.

Zeinta Tour and Travel - Solusi Ke Baitullah
Zeinta Tour and Travel

“Kalau instansi pendidikan saja diawasi, tempat ibadah dijaga ketat. Kenapa sore ini perkumpulan yang begitu padat tanpa protokol kesehatan yang volumenya ratusan orang saat senam zumba di salah satu gedung di Lombok Timur luput dari pengawasan, ataukah ini memang dibiarkan begitu saja,” kata Yudha.

Loading...

Melihat kasus tersebut, Yudha pun meminta agar pemerintah daerah dan aparat gabungan TNI/Polri tidak lagi melakukan razia masker karena dinilai tak ada gunanya.

“Jangan ada razia-razia masker lagi, tidak ada gunanya,” tulisnya.

Yudha mengancam, jika 1×24 jam hal itu tidak ditindak tegas, maka dirinya akan merilis laporan lewat sistem Informasi BCL.

“Saya yang pertama akan merilis laporan lewat sistem informasi BLC (Bersatu Lawan Covid) yang dirilis oleh presiden RI.” katanya.

Baru dua jam surat terbuka tersebut disebar di akun facebook miliknya, sudah disukai oleh 325 orang, disebar oleh 279 orang dan mendapat 97 komentar pedas.

Terhadap kejadian ini Tim gugus tugas penanganan Covid 19 Lombok Timur mengaku kecolongan.

“Kegiatan itu tidak ada ijin dari Polsek setempat dan kami akan menindak sesuai hukum yang berlaku,” ungkap Kapolres Lombok Timur sekaligus Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Lombok Timur, AKBP Tunggul Sinatrio, menjawab pertanyaan wartawan.

Bahkan menurut Tunggul, pihaknya langsung menindaklanjuti dengan melakukan pemanggilan terhadap penyelenggaraan yang bertanggungjawab.

“Saat ini anggota kami telah memanggil dan sedang memeriksa penyelenggara yang bertanggungjawab,” jelasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.