Wabup Lotim Prihatin Banyak Terima Laporan Jual-beli SK dan Jabatan

2212
kali tampilan.
Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi SJ
Loading...

LOMBOKita – Kasus jual-beli jabatan dan SK kembali marak di Lombok Timur. Hal itu mengundang keprihatinan Wakil Bupati H Rumaksi SJ.

“Saya banyak mendapat laporan terkait jual beli jabatan dan SK yang beredar saat ini,” ungkap Wakil Bupati Lombok Timur H Rumaksi SJ kepada wartawan di Gedung Wanita Selong usai menghadiri Harlah PDIP ke-47, Rabu (23/1/2020).

Wakil Bupati menegaskan akan menindaklanjuti laporan jual-beli jabatan dan SK tersebut.

“Silakan yang merasa jadi korban untuk melapor langsung agar jelas dan tak menjadi fitnah,” ucapnya.

Wakil Bupati mengaku tidak saja menerima laporan dari satu atau dua orang, tetapi jumlah banyak. Dan itu akan dijadikan acuan menindaklanjuti dan memberikan sanksi bagi yang terbukti melakukan jual-beli jabatan dan SK.

Loading...

“Memang laporan yang saya terima cukup banyak, baik dari kalangan tokoh masyatakat, tokoh agama, pemuda dan lainnya,” sebut Rumaksi.

Dugaan jual-beli jabatan dan SK di lingkup pemerintah Kabupaten Lombok Timur banyak terjadi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Informasi yang berkembang, besaran dana jual-beli SK dan jabataan itu mulai dari kisaran Rp 5 juta sampai Rp 30 jut

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.