Warga Praya Temukan Mayat Bocah Dalam Got Tertutup Beton

134
kali tampilan.

LOMBOKita – Warga Lingkungan Juring Kelurahan Leneng Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat dikejutkan dengan penemuan mayat bocah di dalam saluran irigasi atau got yang tertutup beton, Rabu (07/11/2018) sore.

Bocah yang diketahui baru berusia tiga tahun ini ditengarai tewas setelah terseret arus deras saluran irigasi yang berada tidak jauh dari rumahnya setelah Kota Praya dan sekitarnya diguyur hujan cukup lebat.

Bocah bernama Hafiz Rafi Ammar merupakan anak dari pasangan Ammarzomi (30) dan Mega (25) ditemukan telah meregang nyawa oleh warga dan kedua orang tuanya sekira pukul 16.30 Wita.

Kapolsek Kota Praya, Iptu Dewa Ketut Suardana yang dikonfirmasi wartawan menjelaskan, bocah malang itu awalnya mandi hujan bersama ibu dan bibinya di depan rumah, namun tanpa sepengetahuan ibunya, Hafiz berlari menuju saluran irigasi yang tidak jauh dari tempat itu.

“Korban terjatuh ke dalam saluran air yang berkedalamannya sekitar setengah meter. Saat itu kondisi saluran yang tertutup beton itu penuh dengan air hujan dengan arus yang cukup deras,” kata Kapolsek Praya.

Ibu kandung korban yang melihat anaknya tercebur ke dalam saluran irigasi langsung berteriak minta tolong.

Warga sekitar yang mendengar teriakan itu langsung mencari memberikan pertolongan dengan cara membongkar beton yang menutupi saluran irigasi tersebut.

“Saat ditemukan, korban sudah lemas, kemudian dilarikan ke RSUD Praya untuk diberikan pertolongan medis. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan,” kata Kapolsek Iptu Dewa Ketut Suardana.

Keluarga korban hanya pasrah dan menerima musibah yang dialami itu, sehingga tidak dilakukan otopsi terhadap jasad korban.

“Keluarga korban ikhlas dengan kematian Hafiz dan bersedia menandatangani surat pernyataan menolak autopsi,” ujar Iptu. Dewa.

Jenazah Hafiz pun segera dibawa pulang ke rumah duka untuk dikuburkan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.