Jasad Muliadi saat dievakuasi setelah disambar petir di Dam Pandan Duri

LOMBOKita – Innalillahi Wainna Ilaihirojiun… Kabar duka menyelimuti warga Muliadi, warga Sukadana Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur. Pria berusia 40 tahun ini tewas setelah disambar petir saat mencari ikan di kawasan Dam Pandan Duri, pukul 14.16 Wita, Senin (12/2/2018).

Korban langsung tenggelam bersama ikan hasil tangkapannya di bendungan terbesar di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat itu. Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban yang dipenuhi luka akibat sambaran petir itu langsung divisum di Puskesmas Terara.

Lokasi Muliadi disambar petir di Dam Pandan Duri

Informasi yang dihimpun di sekitar kejadian, Muliadi bersama dua orang rekannya datang mencari ikan di kawasan Dam Pandan Duri yang saat itu sedang hujan lebat disertai petir yang beberapa kali terdengar menggelegar di tempat itu.

Korban yang saat itu berada di pinggir bendungan seketika jatuh tersungkur setelah tubuhnya disambar petir. Bahkan, tubuh Muliadi mengeluarkan kepulan asap beberapa saat setelah kejadian maut itu.

Kedua teman korban yang berada tidak jauh langsung berusaha mencari jasad korban yang tenggelam sambil berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

Sekretaris Camat Terara, Alpin yang dimintai keterangannya membenarkan musibah itu menimpa warganya saat mencari ikan di sekitar Dam Pandan Duri.

“Mayat korban sudah dibawa ke rumahnya setelah dilakukan visum di Puskesmas Terara,” kata Sekcam Alpin.

Komentar Anda