Waspada Gelombang Pasang di Gili Trawangan

378
kali tampilan.

LOMBOKita – Sejak beberapa hari terakhir cuaca buruk melanda sebagian wilayah perairan di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, termasuk Gili Trawangan.

Masyarakat dan para pelancong di wilayah tiga gili (Trawangan, Meno dan Air) diminta waspada selama cuaca ekstrim.

Dampak cuaca buruk itu, sejak beberapa hari terakhir arus penyeberangan kapal cepat Bali-Lombok yang menyebrang ke Gili Trawangan disetop untuk sementara waktu.

Gelombang tinggi disertai angin kencang hingga air pasang laut memasuki areal badan jalan di wilayah itu.

“Sejak tanggal 17 Juli lalu gelombang mulai tinggi, pada H+3 ketinggian gelombang mencapai 0,25–2 meter yang terjadi di selat Lombok bagian utara,” kata petugas Syahbandar, Salman.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lombok Utara, Muhamad mengakui gelombang tinggi di kawasan pesisir pantai Gili Trawangan hingga merambah ke badan jalan.

Muhamad menyarankan kepada semua pelaku usaha perhotelan di Tiga Gili khususnya di Gili Terawangan agar menyampaikan kepada seluruh tamu atas cuaca buruk yang sedang melanda wilayah itu.

“Berikan pemahaman dan penjelasan agar para turis lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut, seperti snorkeling, diving, atau aktivitas lainnya di bibir pantai,” imbau Muhammad.