Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB nomor urut 3, Zul-Rohmi

LOMBOKita – Mengantisipasi dampak lingkungan yang tidak baik karena pemakaian energi fossil maupun effect pemanasan global, pasangan Zul Rohmi bertekad mempercepat pemakaian energi terbarukan untuk masyarakat NTB.

Energi terbarukan itu seperti panas bumi atau geo termal, solar cell, tekhnologi kincir maupun intensifikasi dan modernisasi tekhnologi pangan. Karena semua teknologi tersebut ramah lingkungan dan lebih efisien jika dikonsumsi untuk kepentingan massal.

Percepatan pemakaian energi terbarukan harus segera disosialisasikan dan dipraktekkan untuk masyarakat NTB agar dipahami secara holistik . Misalnya listrik, masyarakat NTB di wilayah terpencil perlu difasilitasi atau dibuatkan tenaga surya (solar cell), Tekhnologi Turbin kincir ataupun panas bumi.

Zul Rohmi memastikan pemakaian energi terbarukan itu sebagai respon makin lemahnya daya dukung lingkungan akibat pemakaian energi yang tidak ramah lingkungan. Selain boros dan tidak ramah lingkungan, energi fossil tidak baik lagi untuk memulihkan kondisi lingkungan akibat residu ataupun gas buang CO2 yang berbahaya tersebut.

Demikian diungkapkan Calon Wakil Gubernur NTB Nomor Urut 3 , Dr Hj Sitti Rohmi dimintai keterangan terkait komitmen Zul-Rohmi terhadap isu pelestarian lingkungan dan energi terbarukan, Jumat (18/5/2018).

Menurut Dr Sitti Rohmi, pemakaian energi terbarukan sebagai salah satu cara mengurangi beban ekonomi warga NTB akibat lonjakan kebutuhan hidup semua sektor kehidupan.

“Sebagai salah satu solusi energi alternatif, Zul Rohmi akan membuat roadmap pemakaian (percontohan) energi terbarukan, khususnya listrik di desa terpencil yang tidak ada jaringan Listrik PLN,” ujar pasangan paket “Jilbab Ijo” ini.

Untuk isu bio diversity atau keanekaragaman hayati, Sitti Rohmi menambahkan di wilayah NTB akan memberikan perhatian khusus dan bertekad melindungi kawasan endemik yang tingkat keanekaragaman hayatinya tinggi.

“Kawasan Geo Park Rinjani harus tetap dijaga kelestarian ekosistemnya. Tujuannya untuk kesinambungan dan mempertahankan ekosistem wilayah tersebut,” ungkapnya.