Zul-Rohmi, Pasangan Berpendidikan Tinggi Namun Rendah Hati

578
kali tampilan.

LOMBOKita – Pepatah mengatakan semakin padi berisi semakin
merunduklah tangkainya. Kiranya tepat disematkan pada sosok Dr H
Zulkieflimansyah dan Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah, pasangan Calon
Gubernur dan Calon Wakil Gubernur NTB dalam Pilgub 2018.

Meski mengenyam dan mampu menyelesaikan jenjang pendidikan yang
tinggi, turut berkiprah membangun pendidikan, dan menjabat di sejumlah
posisi strategis, pasangan Zul-Rohmi tetap menunjukan sikap yang
rendah hati.

Setidaknya, hal itu dirasakan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB),
baik di Lombok maupun di Sumbawa, yang sempat dikunjungi Zul-Rohmi
dalam setiap kampanye blusukan.
.
Baik Dr Zul maupun Dr Sitti Rohmi, selalu akrab melebur tanpa sekat
dengan masyarakat perkampungan yang mereka kunjungi. Bahasa yang
mereka sampaikan saat memapar visi dan misi kinerja kepemimpinan pun
dengan bahasa sehari-hari yang merakyat.

“Bahasa yang disampaikan sangat sederhana, seperti masyarakat biasa
saja, sehingga kami pun mudah memahami. Ini yang membuat kami merasa
lebih dekat, merasa lebih mengenal dan juga dikenal oleh pak Zul dan
bu Rohmi. Program-programnya sangat cerdas,” kata Mustaan, warga
Bayan, Lombok Utara.

Perpaduan Hobi Menulis dan Membaca
Dari sisi pendidikan, pasangan Zul-Rohmi memang calon pimpinan yang
sangat mumpuni. Bukan hanya berpendidikan tinggi, kepedulian keduanya
untuk sektor pendidikan pun tak bisa diragukan.

Ibarat sudah ditakdirkan, pasangan Zul-Rohmi juga memiliki hobby yang
berbeda namun saling melengkapi. Dr Zul yang hobby menulis, dan Dr
Sitti Rohmi sangat suka membaca.

Dr H Zulkieflimansyah Ph.D atau akrab disapa Bang Zul, lahir di
Sumbawa Besar, 18 Mei 1972. Pendidikan dasar hingga SMA ditempuhnya di
Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, hingga tamat SMA pada 1989.

Selepas SMA, Zulkieflimansyah mengambil S1 ekonomi di Universitas
Indonesia, Jakarta. Gelar Sarjana Ekonomi diperolehnya tahun 1995 dari
Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) tempat di mana ia
mengajar di program S1, S2 dan S3.

Postgraduate programme-nya ditamatkan di Strathlyde Business School,
University of Strathclyde di United Kingdom (UK). Pada tahun 1997
memperoleh gelar MSc in International marketing dari Department of
Marketing. Tahun 1998 mengikuti program Master kembali dalam bidang
Industrialization, Trade and Economic Policy di Department of
Economics dan selanjutnya menyelesaikan program Doktoralnya di
Departemen yang sama pada tahun 2001.

Sederet prestasi telah diukir Dr Zul sejak kanak-kanak. Berbagai
perlombaan dan prestasi di menangkannya di Sumbawa Besar, tempat
dimana ia dibesarkan. Puncaknya ia terpilih mewakili propinsi Nusa
Tenggara Barat (NTB) pada kompetisi pertukaran pelajar antara
Indonesia-Australia selama hampir setahun pada tahun 1989.

Bang Zul bersekolah di Darwin High School di Darwin dan di Sadadeen
Secondary College di Alice Springs. Pengalaman tinggal bersama
keluarga Australia yang melakoni bisnis Outback Freight Business
Service memungkinkan dirinya mengenal Australia sangat dalam sampai ke
pedalaman dan berinteraksi dengan suku asli aborigin yang mengesankan.

Ketika kuliah di UI berbagai aktivitas dan prestasi juga ditorehkan.
Mahasiswa berprestasi UI di bidang penalaran diperolehnya di tahun
1994 serta menjadi Pemenang pertama lomba menulis Mahasiswa bidang
ekonomi tingkat Nasional.

Bang Zul juga menjadi pemenang di lomba menulis mahasiswa dalam
Bahasa Inggris yang di selenggarakan oleh Japan Airlines (JAL) baik di
tingkat Universitas Indonesia maupun di Tingkat Nasional.

JAL kemudian mensponsorinya untuk belajar di Sophia University Tokyo,
Japan tentang Comparative Asian Industrial System. Bang Zul tak hanya
bergulat dengan buku di kampus, tapi juga berinteraksi dalam berbagai
kegiatan kemahasiswaan sebagai aktivis kampus.

Periode 1994-1995 Bang Zul dipercaya oleh Mahasiswa UI sebagai Ketua
Senat Mahasiswa tingkat Universitas yang kini menjelma menjadi Badan
Eksekutif Mahasiswa (BEM UI).

“Belajar adalah kebutuhan untuk senantiasa meningkatkan kapasitas,”
kata Bang Zul.

Selain degree programme yang ditempuhnya di Glasgow, Bang Zul juga
menempuh pendidikan lanjutannya di Kennedy School of Government,
Harvard University (US), Institute for New Technology, Maastricht (The
Netherlands), Science and Policy Research Unit di University of
Manchester (UK) serta di University of Dundee (Scotland). Saat ini,
Bang Zul sebagai Senior Research Fellow, Kennedy School of Government,
Harvard University, USA.

Ilmu tak dipendam sendiri. Bang Zul membagikan keilmuannya dengan
menjadi dosen terbang di sejumlah perguruan tinggi nasional, bahkan
beberapa diantaranya di luar negeri.

Ia juga mendedikasikan ide, pemikiran, dan biaya serta tenaga untuk
membangun UTS di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Sebuah perguruan tinggi
yang sejak beberapa tahun lalu mulai mencetak sumber daya manusia NTB
yang andal dan berdaya saing.

Karir bang Zul semakin moncer sejak 2004. Pria ramah dengan senyum
khas ini masuk ke panggung Politik Senayan sebagai anggota DPR RI dari
Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kepercayaan publik padanya sangat
kuat, ia bahkan menjadi anggota DPR RI selama tiga periode.

Bagi bang Zul, pendidikan menjadi sektor yang penting, karena ini akan
berkaitan dengan akselerasi pengembangan sektor lainnya. Jika sumber
daya manusia suatu daerah sudah maju dan mampu bersaing di tingkat
global, maka bisa dipastikan kemajuan daerah itu akan sangat pesat.

NTB sebagai daerah yang secara natural sudah sangat kaya dengan sumber
daya alam, akan semakin maju juga dengan didukung SDM yang berdaya
saing untuk mengelolanya.

“NTB sangat banyak potensi SDA-nya, dan kelak pasti pembangunan dan
investasi di berbagai bidang akan masuk ke sini. Kami bertekad agar
masyarakat jangan sampai hanya menjadi penonton di daerah sendiri,
sehingga pendidikan juga menjadi hal utama yang harus terus didorong
untuk meningkatkan SDM di NTB,” kata Bang Zul, dalam sebuah kesempatan
blusukan di Lombok Utara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.