LOMBOKita – Pecatur NTB baik perorangan maupun beregu berhasil babat habis lawan-lawannya dalam dua partai terakhir, yakni babak ke V dan babak ke VI.

Kejuaraan yang berlangsung di El Hotel, Batu, Jawa Timur ini menyelesaikan permainan dalam enam babak.

Di nomor perseorangan, pecatur Porwanas NTB Fajar Rachmat di babak ke-V berhasil menumbangkan pecatur Sumatera Barat, Suprianto. Sementara di babak pamungkas, yakni babak keenam, Jurnalis Radar Sumbawa ini mengalahkan pecatur Kalimantan Utara, Edy Nugroho.

Meskipun gagal meraih medali, Fajar Rachmat mampu berada di peringkat 9 dengan point 3½.

Memang, di hari kedua, Fajar sempat dilarikan ke dokter karena sakit demam dan batuk. Kondisi kesehatan ini mempengaruhi permainannya. Di babak ke-III dikalahkan oleh Christian dari Lampung, dan di babak ke-IV Fajar mengakui kehebatan pecatur tuan rumah Jawa Timur, Roni Irawan.

“Saya minta maaf tidak mampu maksimal dalam Porwanas kali ini,” ujarnya.

So nomor perorangan ini, pecatur Jawa Barat Hadiat memperoleh medali Emas dengan point 5½. Sementara medali perak diraih Zainuddin pecatur Kalimantan Tengah dengan point 5. Di peringkat ketiga Edy Menhar, pecatur Riau meraih medali perunggu.

Sementara itu, di nomor beregu, NTB yang menurunkan H.Muis, Imam dan Andrianto berhasil membungkam regu catur Sumatera Selatan di babak ke-V dengan skor 2-1. Sementara di babak terakhir, NTB mengalahkan Bangka Belitung 3-0.

Meskipun gagal meraih medali, Namun catur beregu NTB mampu bercokol diperingkat ke 5.

NTB berada di bawah Kalimantan Selatan yang meraih Medali Emas, Kalimantan Tengah meraih perak, dan Sumatera Utara peraih Perunggu.

H.Muis kepada media ini meminta maaf kepada masyarakat NTB. “Kami sudah bermain maksimal, tapi lawan lebih kuat,” ujar Jurnalis Radar Sumbawa ini. (*)