LOTIM Lombokita – Kasus asusila (pemerkosaan) di wilayah hukum Polres Lombok Timur kembali terjadi, kali ini pelaku asusila tersebut, diduga dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri.

Bejat memang perbuatan RS (34) warga Sambelia. Dia diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap -sebut saja Bunga (14), yang masih duduk di bangku sekolah pertama. Keperawanannya direnggut oleh ayahnya sendiri.

Aksi bejat pelaku ini terjadi di tahun 2019 lalu. Sebelum ayahnya dipenjara terkait kasus yang sama, yaitu memperkosa pacarnya, yang berujung dilaporkan dan masuk penjara.

Terungkapnya kasus ini, setelah korban bercerita kepada ibunya, kalau dirinya telah diperkosa ayahnya. Tak menerima perbuatan suaminya, ibu korban langsung melapor ke SPKT Polres Lombok Timur untuk proses hukum.

Informasi yang dihimpun, aksi bejat pelaku terhadap anak kandungnya tersebut, terjadi saat korban tidur di kamarnya.

Pagi hari, saat korban masih tertidur di kamarnya, tiba-tiba pelaku masuk kamar anaknya dan membangunkan korban, kemudiam diajak masuk ke kamarnya, dengan alasan mau mengobati korban.

Setiba di kamar ayahnya (pelaku), tak dinyana, justru korban bukan diobati, tetapi ia digauli (perkosa) ayahnya secara paksa, tanpa mampu melakukan perlawanan.

Saat menjalankan aksi bejatnyapun, pelaku megancam korban, agar tak melapor perbuatan bejatnya kepada ibunya. Karena kalau korban melapor ibunya akan bunuh diri.

Karena tak tahan menyimpan perbuatan bejat ayahnya, korban bercerita kepada ibunya, karena tak menerima perbuatan pelaku, ibu korban bersama. Korban langsung mendatangi kantor polisi untuk melaporkan perbuatan pelaku.

Laporan korban ini, dibenarkan oleh salah seorang anggota SPKT Polres Lotim, terkait adanya laporan kasus perbuatan asusila tersebut.

“Terhadap adanya laporan asusila ini, pelapor langsung di arahkan ke unit PPA Reskrim” jelasnya.

Begitu juga halnya dengan anggota Polsek Sambelia membenarkan adanya laporan tersebut. “Sebelumnya melapor ke Polsek tapi diarahkan ke Polres Lotim karena ada unit yang menangani kasus dugaan perbuatan asusila tersebut,”tandasnya.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.