Bidang PSP Dinas Pertanian Lotim Ekspos Hasil Kerja Tahun 2019‎

65
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur melakukan ekspose hasil program kerjanya selama tahun 2019 dihadapan para awak media cetak,elektronik dan online, Sabtu (28|12).

Para awak media juga diajak untuk melihat langsung proyek fisik yang dikerjakan bidang PSP Dinas Pertanian Lotim yang sudah 100 persen tuntas. Dengan dimulai dari wilayah Lotim bagian  tengah,lalu Lotim bagian  Selatan maupun utara  tempat dilaksanakan program tersebut.

Dengan mengambil sampel atau contoh proyek yang sudah rampung dikerjakan. Seperti  di  Penede Gandor,Kecamatan Labuhan Haji,Pemongkong,Kecamatan Jerowaru, Gunung Rajak,Kecamatan Sakra Barat,Lendang Nangka,Kecamatan Masbagik.‎‎

Kabid PSP Dinas Pertanian Lotim,Lalu Fathul Kasturi langsung ikut dalam peninjauan proyek,sambil memberikan penjelasan kepada awak media mengenai proyek yang sudah tuntas dikerjakan.

” Apa yang kami lakukan ini dengan mengajak awak media langsung sebagai bentuk keterbukaan kami terhadap program fisik yang kami kerjakan dan sudah tuntas 100 persen,” tegas L.Fathul Kasturi dihadapan awak media.

Ia menjelaskan pihaknya mengelola proyek tahun 2019 ini mencapai sekitar belasan juta rupiah. Dengan ada yang berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT),lalu berasal dari tugas perbantuan,termasuk juga dari dana aspirasi dewan.‎

Loading...

Untuk kemudian digunakan untuk membangun sarana dan prasarana pertanian yang ada di Lotim. Dalam rangka untuk bisa meningkatkan hasil produksi pertanian bagi petani kedepannya.

” Program yang di kami ada yang dikerjakan dengan swakelola dan kontraktual sesuai ketentuan yang ada,” ujarnya.‎

Lebih jauh Fathul Kasturi menambahkan kalau melihat luas areal saat ini mencapai 48 ribu hektar baku sawah.Sedangkan pada satu sisi kamampuan APBD dan APBD untuk menganggarkan sangat terbatas.

Sehingga tentunya mengajukan program sesuai dengan kebutuhan yang ada tentu melihat anggaran yang tersedia.Dimana untuk bisa mendapatkan bantuan para kelompok tani mengajukan proposal terlebih dahulu.

” Kami bersyukur sekali pemerintah bisa membantu kebutuhan petani,untuk kemudian dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Kemudian salah satu Ketua Kelompok Tani di Desa Penede Gandor, Fahruddin mengaku sangat bersyukur dengan dibangunkan sumur dangkal bagi petani, terutama dalam meningkatkan produksi pertanian kedepannya.

Apalagi dengan kondisi cuaca yang tidak menentu ini. ” Dengan dibangunkan sumur dangkal bisa dimanfaatkan petani untuk mengaliri saluran irigasinya,sehingga sangat terbantu,” tegasnya.

Hal yang sama dikatakan salah satu anggota  Kelompok Tani di Desa Pemongkong, Awan menegaskan petani yang ada di wilayah pemongkong ini sangat terbantu dengan adanya pembangunan jalan yang dilakukan Dinas pertanian. 

” Kita bersyukur Dinas pertanian membangunkan jalan untuk mempermudah petani dalam membawa hasil produksinya nanti,” ucapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.