Buka Usaha Salad Buah, Perempuan Asal Pujut Raih Omset Rp17 Juta Sebulan

1553
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita – Wahyu Wathoni Sagitaria, salah seorang mahasiswi Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Orang-orang sekitarnya memanggilnya Ria.

Ria merupakan anak dari dua bersaudara dari bapak Kudus dan Ibu Atun. Sejak orang tuanya bercerai tahun 2008, Ria dipaksa hidup lebih mandiri tidak bergantung kepada orang tua.

Berbagai usaha dia sudah pernah coba untuk menghabiskan jatah gagalnya. Mulai dari usaha jual pulsa, jual sabun, jual bendang dan lain sebagainya. Kegigihannya dalam berusaha lah yang kemudian mengantarkannya untuk berjualan salad buah.

Zeinta Tour and Travel - Solusi Ke Baitullah
Zeinta Tour and Travel

Usaha salad buah ini dimulai sejak Januari 2020. Berdasarkan cerita dari Ria, Salad buah ini awalnya hanya dibuat untuk konsumsi pribadi dan teman-temannya. Kemudian karena teman-temannya merasa bahwa salad yang dibuat olehnya sangat enak maka banyak dari teman-temannya terutama teman kosnya di Mataram untuk kemudian Ria membuat salad lebih banyak untuk dijual.

Saran dari temanya ini pun Ria lakukan, sehingga hampir setiap yang pernah mencoba saladnya pasti akan ketagihan dan beli lagi. Sehingga semakin kesini makin banyak pesanan Salad Buah yang masuk.

Loading...

Hal ini membuat Ria berpikir untuk membuat branding dan manajemen terhadap usaha salad buahnya yang masih kecil. Setelah diskusi dengan orang tua dan temannya akhirnya pada 10 Februari usaha salad buah miliknya bernama Salad Buah Ar Razzaq. Al Razzaq berasal dari kata razaqo atau rizq artinya rezeki. Ar Razzaq adalah Allah yang memberi banyak rizki kepada makhluknya dan secara berulang-ulang.

Harapannya, dengan usaha Salad Buah Ar Razzaq ini bisa sebagai jalan ikhtiar untuk menjemput rizki-Nya yang halal lagi baik.

“Sampai saat ini reseller salad Ar Razzaq sudah dua orang, dua-duanya dari pengembur. Untuk omset sendiri Alhamdulillah sampai saat ini rata-rata Rp 500 ribu perhari, kadang sampai Rp 700 ribu per hari”, ungkap Ria.

Selain promosi lewat mulut ke mulut, salad buah Ar Razzaq ini juga memanfaatkan media online untuk memperluas pemasarannya misalnya saja lewat akun Whatsapp dan Facebook.

Salaq Ar Razzaq yang merupakan akun Facebook salad buah milik Ria ini selalu secara konsisten melayani open order dan informasi tentang promosi.

Untuk harga salad yang tersedia di Salad Ar Razzaq sangat terjangkau yaitu dengan porsi harga Rp 5 ribu untuk ukuran extra small, Rp 10 ribu untuk ukuran small, Rp 15 ribu untuk ukuran medium, Rp 25 ribu untuk Large, dan Rp 35 ribu untuk ukuran extra large

Kepala Dusun Guci Desa Teruwai Kecamatan Pujut, Guntur berharap mudah-mudahan Pemerintah Daerah Lombok Tengah bisa memberikan dukungan penuh kepada pengusaha muda seperti ria, minimal ada bantuan moril agar kemudian pengusaha-pengusaha muda lain termotivasi.

3 KOMENTAR

  1. Perbaikan : Omset bro. Dengan rata² penjualan 500an ribu perhari sangat mungkin. Omset tidak sama dengan laba/keuntungan

  2. Maaf yaa judul redaksinya sepertinya ada yang keliru atau terlalu berlebihan. Pada Rp 17 juta seharusnya terdapat tanda koma (,) pada nominalnya. Jadi yang betul Rp. 1,7 juta

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.