*
TALIWANG LOMBOKita – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Taliwang, salah satu Sekolah Kejuruan yang fokus di dua Bidang yakni Teknik Permesinan dan pengelasan, pada tahun ini pesanan di sekolah tersebut mulai ramai dan banyak dipesan oleh masyarakat KSB.

Kepala Sekolah SMKN 1 Taliwang Muhammad Nasir mengatakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Swakelola type 1 tahun 2022, wujudkan harapan sekolah yang dipimpinnya mempunyai fasilitas praktek standar industri.

“Bahkan di KSB sendiri, untuk sementara kita satu-satunya Sekolah yang memiliki mesin Plasma Cuting dan Hidrolik tekuk,” ucapnya Muhammad Nasir. Senin (24/01).

Adapun produk-produk yang dihasilkan oleh sekolah ini diantaranya, pembuatan Gerbang berbahan flat baja yang diukir dengan berbagai model, tentunya dengan adanya alat-alat yang diadakan dari dana DAK Fisik 2022 dapat mempercepat pengerjaannya serta lebih efisiensi dan terukur.

“Karena dalam pekerjaan seperti Pintu gerbang ini sudah menggunakan sistem Komputerisasi sehingga ada nilai seninya juga,” terangnya.

Dijelaskannya, SMKN 1 Taliwang saat ini sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga akan mempermudah kerja sama dengan beberapa perusahaan, sesuai dengan salah satu strategi Program SMK Gemilang Karya yaitu, Link and Matc.

“Berkat adanya 11 strategi di Program SMK Gemilang Karya, ratusan alumni kami sudah mulai bekerja di beberapa Perusahaan yang ada di NTB,”terangnya.

Saat ini, banyak masyarakat dan perusahaan memakai jasa Plasma Cuting yang ada di SMKN 1 Taliwang, namun kata M.Nasir untuk tarifnya sendiri masih menunggu Peraturan Gubernur (PERGUB) tentang Tarif Dasar Layanan BLUD, sehingga pihaknya bisa menarik sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan.

Lebih jauh kata M.Nasir, SMKN 1 Taliwang juga sudah melakukan kerja sama antar sekolah dalam pembuatan beberapa proyek yang berbahan dasar plasma, sehingga ini juga sebagai ajang para siswa mengasah ilmunya langsung,

“Bahkan para siswa juga yang membuat, gerbang di Sekolah SMK N 1 Taliwang ini, tentu kalau kita buat sendiri kwalitasnya akan lebih bagus,”bebernya.

Menurutnya DAK fisik dengan Sistem Swakelola Type 1 sangat luar biasa, karena sudah sesuai dengan Permendagri No 18,sehingga tidak ada yang perlu di ragukan apalagi isu-isu permainan di dalamnya.

“Andaipun ada keterlambatan, merupakan sesuatu hal yang biasa karena dipengaruhi beberapa faktor, seperti Kenaikan BBM dan sebagainya, tapi kalau saya lihat dari segi kwalitas bagus, dan sangat memuaskan,” pungkasnya

(arul/ PorosLombok)