Dulu Menangkan Ahok di DKI, Nyatanya Keok. Kini Indikator Menangkan Pathul-Nursiah di Pilkada Loteng

1073
kali tampilan.
Loading...

LOMBOKita — Hasil survei yang dipublish pasangan Pathul-Nursiah memantik reaksi dari beberapa kalangan. Hal tersebut karena INDIKATOR selaku Lembaga survey yang dipergunakan Pathul-Nursiah memiliki catatan khusus di publik.

Salah satunya saat pilkada DKI beberapa waktu lalu saat INDIKATOR memenangkan pasangan Ahok-Djarot di survei, namun faktanya hasil survei tersebut meleset dan memenangkan pasangan Anis-Sandi.

Mengacu pada reales Indikator bersama tim Pemenangan Pathul-Nursiah di Pawon Sasak, Maiq-Meres menang telak dengan angka 45,9 persen. Unggul jauh di atas saingan kuatnya pasangan Masrun-TGH Habib (Manthab) yang menurut Indikator hanya mendapatkan 26,4 persen.

Selanjutnya pasangan Ahmad Ziadi dan Aswatara dengan 9,5 persen, posisi ketiga dan keempat adalah pasangan Lale Prayatni dan H. Sumum dengan 8,7 persen dan 2,5 persen untuk pasangan Saswadi-Dahrun.

Survei dilaksanakan akhir November 2020. Penjabaran hasil survey disampaikan Rudi Selaku Koordinator Indikator Bali dan NTB.

Loading...

Pada lain pihak, saingan terkuat Pathul-Nursiah yaitu pasangan Masrun-Habib menanggapi dengan santai realese hasil survei tersebut, melalui Muhammad Zainul Afif, Ketua Jaringan Relawan Masrun-Habib menyatakan setiap pasangan calon sah-sah saja merilis hasil survei.

“Kami menghormati setiap hasil kajian lapangan berupa survei. Kami juga punya kajian survei yang menempatkan pada posisi penantang yang sangat kuat,” jelas Afif yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris PDNW Lombok Tengah itu.

“Indikator dulu menangkan AHOK di Pilkada DKI, faktanya kalah. Sekarang Idikator menangkan Pathul-Nursiah, faktanya nanti kita lihat,” imbuh Zainu Afif.

Dijelaskan Zainul Afif, walaupun Indikator adalah lembaga yang diakui secara Nasional, namun prediksinya lewat hasil survei yang dilakukannya terbukti tidak berhasil memenangkan AHOK. Dan saat ini di Pilkada Lombok Tengah Indikator memenangkan Pathul-Nursiah dengan angka yang sangat pantastis.

“Jangan terlalu mengada-ada. Kalau dengan posisi suara seperti itu, Pathul-Nursiah tidak perlu bergerak lagi. Tinggal duduk dan diam saja tidak akan terkejar yang lain. Tapi faktanya hari ini seperti yang kita lihat Bersama. Gerakannya seperti orang yang sudah kalah,” papar Afif.

Sementara itu, berdasarkan hasil survei OMI yang direles awal November, pasangan MANTHAB menang atas Pathul-Nursiah. Hanya saja, kemenangan atas Pathul-Nursiah hanya berjarak margin error.

“Sejak saat itu MANTHAB langsung melakukan Gerakan dan saat ini sudah jauh meninggalkan Pathul-Nursiah. Tinggal menjaga dan merawat suara yang sudah ada,” pungkasnya. (/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.