LOMBOKita – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) NTB meminta Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto mendefinitifkan jabatan Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda NTB yang saat ini masih berstatus Pelaksana Harian (PLH).

Ketua AMSI NTB, Hans Bahanan mengatakan dengan definitifnya jabatan Kabid Humas Polda NTB, maka akses informasi semakin lebih luas dan akan mempermudah awak media.

“Seharusnya kapolda NTB segera mendefinitifkan jabatan tersebut (Kabid Humas-red) karena sudah hampir dua bulan sejak kekosongan yang sebelumnya diisi oleh Kombes (pol) Artanto,” kata Hans di Mataram, Jumat (17/3/2023).

Hans mengatakan, pentingnya didefinitifkan Kabid Humas Polda NTB untuk mendukung pemberitaan/ Informasi terkait pengamanan di NTB jelang Ramadhan dan Lebaran. Terlebih, dalam waktu dekat akan dihelat even-even internasional seperti Shell Eco Marathon, MXGP dan MotoGP 2023,

“Sebentar lagi NTB akan banyak even dunia. Bulan Mei ini ada Shell Eco Marathon, Kemudan bulan Juni dan Juli Ada MXGP, belum lagi nantinya ada MotoGP pada bulan Oktober. Wartawan harus mendapat akses informasi yang cukup dari sisi pengamanan even. Akses informasi pengamanan dari kepolisian tentu ada di Kehumasan Polda NTB,” ujar pria Kribo itu.

Sehingga dia mengatakan AMSI NTB sangat mendukung apabila Kapolda NTB mendefinitifkan Kabid Humas Polda NTB, tidak lagi berstatus pelaksana harian.

Untuk diketahui, jabatan Kabid Humas setelah ditinggalkan oleh Kombes Pol. Artanto, mengalami kekosongan. Per 25 Januari 2023, Kapolda menunjuk Putra kelahiran Lombok Kombes (pol) Lalu Muhammad Iwan Mahardan sebagai Plh Kabid Humas.

Kombes (pol) Lalu Iwan merupakan lulusan Akabri tahun 1994. Sebelum menjadi Plh Kabid Humas, ia menjabat sebagai Auditor Madya TK III Itwasda Polda NTB.

Perjalanan karir sosok Kombes (pol) Lalu Iwan ini terbilang cukup mentereng, ia pernah menjadi Kepala di tiga Polsek, yaitu Polsek Jagakarsa, Kelapa Gading, dan Penjaringan.

Pada tahun 2015 lalu, ia menjabat sebagai Kapolres di Dharmasraya, Polda Sumatera Barat. Kemudian pada tahun 2019 ia ditugaskan ke Jepang sebagai perwakilan Polri untuk pengamanan pemilu Jepang.